Selasa 10 September 2019, 22:40 WIB

Korban Tabrakan Kapal Akhirnya Ditemukan setelah 10 Hari Hilang

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Korban Tabrakan Kapal Akhirnya Ditemukan setelah 10 Hari Hilang

MI/Ferdinandus Rabu
Korban Tabrakan Kapal Akhirnya Ditemukan setelah 10 Hari Hilang

 

KORBAN tabrakan kapal di Perairan Selat Solor, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur, Sulaiman Apan, akhirnya berhasil ditemukan dalam keaadaan tak bernyawa setelah hilang selama 10 hari di laut.

Kapolres Flotim, AKBP Denny Abrahams, melalui Paur Subbag Humas Polres Flotim, Iptu Herono Budiono, saat dimintai konfirmasi, Selasa (10/9), membenarkan penemuan ini dan jenazah sudah diserahkan ke keluarga.

"Iya benar, korban sudah ditemukan Selasa sore tadi sekitar pukul 15.30 Wita. Informasi dari Polsek Adonara Timur, korban tewas tersebut ditemukan di lokasi pantai Dusun 2 Watanpao, Desa Beloto, Kecamatan Adonara Timur. Korban ini adalah nelayan yang menjadi korban tabrakan kapal Fantasi Ekspres pada Sabtu (31/8) lalu dan sudah 10 hari hilang dan baru ditemukan hari ini. Korban tabrakan kapal tersebut ditemukan oleh sejumlah nelayan dari Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur," pungkas Iptu Herono.

Dari keterangan sejumlah saksi, saat itu nelayan bernama Syukur Lambuan, Taslim, dan Malik melepas pukat di Pantai Watanpao, lalu tiba-tiba melihat sosok mayat yang terapung tepat di bawah sampan mereka. Para nelayan tersebut kemudian memanggil masyarakat sekitar pantai untuk bersama-sama mengangkat korban ke tepi pantai.


Baca juga: Kecelakaan kembali Terjadi di Tol Cipularang


Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Adonara Timur untuk diperiksa lalu memnggil pihak keluarga korbandi Desa Lohayaong, Solor Timur untuk diserahkaan. Keluarga selanjutnya membawa korban ke rumah di Desa Lohayong 1 Solor Timur untuk dilakukan visum oleh tim medis di Puskesmas Solor Timur.

Sebelumnya, korban tewas ini sudah hilang selama 10 hari sejak tabrakan kapal yang terjadi pada 31 Agustus lalu di perairan Selat Solor.

Korban saat itu dengan Kapal Lampara miliknya ditabrak kapal Fantasi Ekspres ketika melintasi perairan Selat Solor sekitar Dusun Watanpao, Desa Beloto. Akibat tabrakan tersebut, kapal nelayan tersebut hancur dan tenggelam. Korban pun ikut tenggelam, dan baru sore tadi berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More