Selasa 10 September 2019, 20:22 WIB

Jokowi Ingin Produk Mebel Tembus Pasar Internasional

Akmal Fauzi | Ekonomi
Jokowi Ingin Produk Mebel Tembus Pasar Internasional

Antara/ Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (tengah) memimpin rapat kabinet terbatas (Ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/9)

 

PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan jajaran menterinya untuk melihat peluang ekspor produk permebelan. Hal itu disampaikannya saat rapat terbatas tentang peningkatan ekspor permebelan, rotan, dan kayu di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/9).

"Saya ingin lebih mengkonkretkan lagi kebutuhan-kebutuhan yang ada, terutama dalam rangka peningkatan ekspor mebel dan produk-produk kayu dan rotan dari negara kita karena kita melihat ada sebuah peluang besar yang bisa kita manfaatkan dalam (kurun) waktu ke depan," ujar Presiden.

Baca juga: Konsep Pavilion Indonesia di Expo 2020 Dubai Dikemas Kreatif

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Bank Dunia, Presiden menyebut bahwa mebel, produk kayu, dan rotan, memiliki kesempatan besar untuk masuk ke pasar-pasar internasional. Hal tersebut terutama disebabkan karena adanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok.

"Sekali lagi, ini berangkat dari informasi yang saya terima dan saya kira kesempatan itu sangat besar sekali dari pasar yang dulunya diisi oleh Tiongkok kemudian ditinggalkan karena perang dagang. Inilah yang jadi kesempatan kita," jelasnya.

Oleh sebab itu, Kepala Negara ingin jajaran di kementerian memberikan tindakan-tindakan konkret dan kebijakan-kebijakan yang memberikan dukungan terhadap peningkatan ekspor mebel tersebut.

"Sehingga apa yang diinginkan oleh para pengusaha utamanya di dunia mebel dan rotan nanti betul-betul bisa kita realisasikan," imbuhnya.

Di awal pengantarnya, Presiden Jokowi menyinggung bahwa rapat terbatas kali ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang digelar beberapa pekan lalu. Dalam sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Juli 2019.

Ia menyebut perang dagang yang masih berlangsung antara Tiongkok dengan AS harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor ke AS. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More