Selasa 10 September 2019, 22:40 WIB

Kemenperin Siap Lindungi Industri Tekstil

MI | Ekonomi
Kemenperin Siap Lindungi Industri Tekstil

ANTARA
Industri Tekstil

 

KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk melindungi industri tekstil dan produk tekstil dalam negeri, termasuk menyiapkan kebijakan tindakan pengamanan atau safeguard dan antidumping.

"Kami siapkan safeguard dan antidumping," kata Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Muhdori di Jakarta, kemarin.

Muhdori menyampaikan Kemenperin juga berupaya melakukan harmonisasi antara industri hulu dan hilir industri tekstil sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

"Untuk antidumping masih di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. Bulan ini diharapkan selesai," ungkap Muhdori.

Menurut Muhdori, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih bertahan. Namun, selain dukungan perlindungan dari pemerintah, dunia usaha juga perlu segera melakukan restrukturisasi permesinannya.

Perihal tutupnya sembilan pabrik tekstil, Muhdori menyampaikan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan indikator bahwa industri TPT nasional terkonstraksi.

"Bukan, karena masih terdapat puluhan pabrik TPT yang ekspansi. Untuk diketahui, impor yang saat ini dilakukan mutlak untuk kepentingan produksi yang 80% pasarnya ekspor," ujar Muhdori.

Sebelumnya, Asosiasi Per-tekstilan Indonesia (API) menyebutkan setidaknya ada sembilan perusahaan tekstil terpaksa menutup usaha dalam kurun 2018-2019 karena produk kain impor yang membanjir. TPT dalam negeri sulit bersaing karena harga kain impor lebih murah.

"Tidak ada pilihan lain selain menutup industrinya. Sekarang yang sudah tutup kami catat ada sembilan perusahaan yang hampir mendekati 2.000 orang (pekerja)," kata Ketua Umum API Ade Sudrajat pada diskusi di Menara Kadin, Jakarta, Senin (9/9).

Karena itu, para pengusaha tekstil yang tergabung dalam API meminta pemerintah memberlakukan tarif 2,5%-18% sebagai bea masuk produk tekstil impor. Itu harus dilakukan sebagai safeguard industri tekstil dalam negeri.

Rata-rata pertumbuhan dalam 10 tahun terakhir, ekspor pada industri TPT memang naik 3%. Sebaliknya impor naik jauh lebih pesat ke angka 10,4%. (Ant/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More