Selasa 10 September 2019, 19:40 WIB

Konsep Pavilion Indonesia di Expo 2020 Dubai Dikemas Kreatif

mediaindonesia.com | Ekonomi
Konsep Pavilion Indonesia di Expo 2020 Dubai Dikemas Kreatif

Istimewa/Bekraf
Konsep Pavilion Indonesia di ajang Expo 2020 Dubai dengan cara kreatif.

 

PRESIDENT Director PT Samudra Dyan Praga (SDP) Hariman T Zagloel menyatakan pihaknya mengembangkan konsep Pavilion Indonesia di ajang Expo 2020 Dubai dengan cara kreatif.

“Ibaratnya ini pesta rakyat dunia. Kami menyajikan semua edukasi dan informasi tentang Indonesia Emas 2045, dalam kemasan entertaining, interaktif dan futuristik,” ujar Hariman dalam keterangannya, Senin (9/9).

Paviliun Indonesia dibangun di atas lahan seluas 1.860 meter persegi di Expo Site Dubai. Pemerintah memperkirakan keikutsertaan Indonesia di Expo 2020 Dubai ini memerlukan biaya hingga Rp400 miliar.

Untuk itu, selain dana pemerintah, pihak swasta diajak berkontribusi menjadi sponsor dalam pendanaan Expo 2020 Dubai. Sejauh ini, yang ikut menjadi sponsor antara lain PT Astra International Tbk, PT Gajah Tunggal Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang selaku kontraktor paviliun Indonesia. Adapun PT Samudra Dyan Praga (SDP), yang merupakan entitas anak PT Dyandra Media International, Tbk, ditunjuk sebagai operating agency Paviliun Indonesia.

Hariman menambahkan Paviliun Indonesia di ajang Expo 2020 Dubai adalah paviliun yang didesain futuristik dan dipadukan dengan berbagai motif tradisional dari seluruh suku di Indonesia. Diharapkan, paviliun ini akan menjadi wajah Indonesia yang mantap menyongsong masa depan dengan berfondasikan inovasi anak bangsa, beyond technology dan tetap selaras dengan berbagai local wisdom bangsa Indonesia.

Paviliun Indonesia yang bertema Transforming Future Civilization Through Innovations and Diversity itu akan terdiri dari 3 lantai dengan tiap lantainya memiliki cerita berbeda-beda tapi saling terkait dan berkelanjutan.

Semua cerita di tiap lantai ditampilkan secara entertaining, interaktif dan futuristik. Lantai 1 yang bertema To Build World Anew menampilkan sedikit sejarah bangsa Indonesia yang dilanjutkan dengan perkembangan dan potensi Indonesia luar biasa saat ini. Penyajian berbagai konsep masa depan juga akan mendominasi di area ini. Semua cerita disusun apik dalam kemasan Connecting Yesterday – Today & Tomorrow.

Lantai 2 menampilkan berbagai inovasi anak bangsa dan Konsep Indonesia Emas 2045 sebagai perwujudan kesiapan bangsa Indonesia untuk bersama-sama menggapai masa depan lebih baik. Tema lantai ini ialah Celebrating you, me together we transform the future.

Di akhir cerita, pengunjung akan disajikan suasana Night Market yang kental dengan berbagai keragaman budaya, keramahan dan kehangatan khas masyarakat indonesia.

Sebelumnya, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf telah melakukan groundbreaking Paviliun Indonesia pada Senin (9/9). Groundbreaking itu mengawali rangkaian Kegiatan Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai.

Groundbreaking itu juga wujud kerja sama dan sinergi antarkementerian, lembaga, BUMN, dan pihak swasta dalam partisipasi Indonesia pada Expo 2020 Dubai. Hadir dalam acara itu, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI sekaligus Komisaris Jendral Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai Dody Edward.

“Paviliun Indonesia kali ini membawa konsep Indonesia Emas 2045. Kita akan menawarkan berbagai peluang menarik dan beragam untuk bekerja sama, mengeksplorasi, serta berinvestasi sebagai mitra global,” jelas Triawan.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan sekaligus Komisaris Jendral Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai Dody Edward mengatakan rangkaian kegiatan di Paviliun Indonesia akan diisi berbagai program selama 173 hari yang meliputi budaya, bisnis, investasi dan pariwisata.

Sajian acara itu merupakan penjabaran konsep Indonesia Emas 2045 dan tema paviliun Transforming Future Civilization Through Innovations and Diversity. Paviliun Indonesia sendiri mendapat tempat strategis di Expo 2020 Dubai ini. "Kita berada di lokasi strategis karena ada di jalur utama dan tepat di distrik peluang (opportunity district)," tutup Dody. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More