Rabu 11 September 2019, 10:55 WIB

Ini Penyebab Nyamuk Menyukai Anda

Irana Shalindra | Weekend
Ini Penyebab Nyamuk Menyukai Anda

Unsplash/Егор Камелев
Beberapa hal sederhana dapat Anda lakukan untuk mengurangi rasa gatal, seperti meletakkan es batu di atasnya.

Nyamuk ialah serangga selektif, dan beberapa orang lebih mungkin mendapatkan gigitannya daripada yang lain.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyamuk lebih menyukai Anda, ketimbang, misalnya, orang di sebelah Anda.

Dalam satu studi terkontrol oleh Journal of Medical Entomology, nyamuk 'mendarat' pada orang dengan golongan darah O hampir dua kali lebih sering daripada orang bergolongan darah A.

Meski begitu, Jonathan F Day, seorang profesor entomologi di University of Florida, berpendapat, masih perlu lebih banyak penelitian perlu dilakukan pada preferensi nyamuk potensial untuk golongan darah tertentu daripada yang lain.

Walakin, ia setuju bahwa nyamuk menangkap beberapa 'pertanda' yang membuatnya lebih mungkin hinggap pada orang-orang tertentu.

"Isyarat-isyarat ini memberi tahu mereka bahwa mereka akan pergi ke sumber darah," kata Day seperti dilansir Huffpost.com.

“Mungkin CO2 adalah yang paling penting. Jumlah CO2 yang Anda hasilkan, seperti orang dengan tingkat metabolisme tinggi -genetik, faktor-faktor lain meningkatkan jumlah karbondioksida yang Anda hasilkan. Semakin banyak Anda melepas karbondioksida, semakin menarik Anda untuk arthropoda ini."

Lantas, apa yang memisahkan kita dari entitas tak hidup yang mengeluarkan karbondioksida, seperti mobil? Nyamuk mencari isyarat berikut yang disebut Day sebagai “isyarat sekunder.”

Asam laktat -hal-hal yang menyebabkan otot kita kram saat berolahraga- adalah salah satu isyarat sekunder, misalnya. Asam laktat dilepaskan melalui kulit, memberi sinyal kepada nyamuk bahwa kita adalah target, kata Day.

Nyamuk juga memiliki kualitas lain yang membantu mereka menangkap isyarat sekunder.

"Nyamuk memiliki penglihatan yang sangat baik, tetapi mereka terbang dekat ke tanah untuk menghindari angin," kata Day. "Mereka dapat membedakan Anda dengan cakrawala, jadi bagaimana Anda berpakaian itu penting. Jika Anda mengenakan pakaian gelap, Anda akan menarik lebih banyak karena Anda akan menonjol dari cakrawala, sedangkan mereka yang mengenakan warna-warna terang tidak akan semenarik itu."

Seekor nyamuk juga mengambil "isyarat sentuhan" setelah ia mendarat pada Anda.

"Panas tubuh adalah isyarat sentuhan yang sangat penting," kata Day. Itu berperan dengan perbedaan genetik atau perbedaan fisiologis. "Itu berarti mereka yang suhunya sedikit lebih tinggi, lebih mungkin terkena gigitan.

Gaya hidup atau faktor kesehatan lainnya juga dapat berperan, kata Melissa Piliang, seorang dokter kulit di Klinik Cleveland.

"Jika suhu tubuh lebih tinggi, Anda banyak berolahraga dan bergerak, atau jika Anda minum alkohol, Anda lebih menarik bagi nyamuk," kata Piliang. "Menjadi hamil atau kelebihan berat badan juga meningkatkan tingkat metabolisme."

Satu penelitian menunjukkan bahwa orang yang hanya mengonsumsi satu kaleng bir lebih berisiko menarik nyamuk daripada mereka yang tidak.
"Jika Anda telah bergerak sepanjang hari melakukan pekerjaan lapangan dan kemudian Anda berhenti sekitar senja dan minum bir di teras Anda, Anda pasti berisiko mengalami gigitan," kata Piliang.

Jangan Garuk
Menurut Piliang, jika gatal karena digigit nyamuk, hal terburuk yang dapat Anda lakukan adalah menggaruknya.

"Jika Anda melakukannya, akan lebih banyak histamin tersebar di kulit dan itu menjadi makin gatal," katanya. "Jika Anda menggaruknya, Anda juga akan lebih cenderung merusak kulit. Anda bisa mengalami pendarahan, keropeng dan menempatkan diri Anda pada risiko infeksi dan jaringan parut. ”

Beberapa hal sederhana dapat Anda lakukan untuk mengurangi rasa gatal, seperti meletakkan es batu di atasnya. "Sensasi dingin mengalir pada saraf yang sama seperti gatal, sehingga Anda tidak bisa merasakan keduanya pada saat yang sama," kata Piliang. "Bahkan minuman dengan es di atasnya akan membantu menghilangkan rasa gatal dengan segera."

Jika Anda menerima beberapa gigitan setelah pagi atau malam di luar, ia juga merekomendasikan krim antigatal yang dijual bebas dengan steroid topikal ringan seperti hidrokortison. "Anda bisa menerapkannya dua hingga tiga kali sehari untuk mengurangi rasa gatal." (M-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More