Selasa 10 September 2019, 08:25 WIB

Parlemen Kembali Tolak Permintaan Johnson

Basuki Eka Purnama | Internasional
Parlemen Kembali Tolak Permintaan Johnson

AFP/GEOFFROY VAN DER HASSELT
PM Inggris Boris Johnson

 

ANGGOTA parlemen Inggris, Selasa (10/9), menolak upaya kedua Perdana Menteri Boris Johnson untuk menggelar pemilu dipercepat untuk mengatasi kebuntuan Brexit. Hal ini merupakan aksi terbaru perlawanan parlemen terhadap Johnson.

Setelah pertarungan selama beberapa hari yang menunjukkan kelemahan Johnson dalam berhadapan dengan anggota parlemen, DPR Inggris kembali menolak mengizinkan pemilu dipercepat.

Sebelumnya, anggota parlemen Inggris telah melakukan voting menuntut pemerintah untuk menerbitkan dokumen rahasia mengenai kesiapan Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober tanpa kesepakatan.

Johnson menjadi perdana menteri Inggris pada Juli lalu dengan janji melaksanakan hasil referendum 2016 yang memerintahkan Inggris meninggalkan Uni Eropa bahkan jika tidak ada kesepakatan dengan Brussels.

Baca juga: Johnson kembali Hadapi Parlemen soal Brexit

Namun, mayoritas anggota parlemen Inggris menolak Brexit tanpa kesepakatan dan selama beberapa hari menyusun undang-undang yang akan memaksa Johnson menunda Brexit jika dirinya gagal mencapai kata sepakat dengan Uni Eropa.

Berbicara di hadapan parlemen pada Senin (9/9) malam, Johnson mengatakan tidak akan meminta penundaan lagi dari Uni Eropa.

Namun, setelah kehilangan dukungan mayoritas di Parlemen karena anggota parlemen dari Partai Konservatif membelot, Johnson mulai kehabisan pilihan.

Kesempatan terakhirnya untuk berpisah dari Uni Eropa tanpa kesepakatan adalah dalam KTT Uni Eropa yang dimulai pada 17 Oktober mendatang. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More