Senin 09 September 2019, 21:55 WIB

Polda Metro Siapkan 10.000 Personel Kawal Laga Timnas

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola
Polda Metro Siapkan 10.000 Personel Kawal Laga Timnas

MI/PIUS ERLANGGA
Petugas Kepolisian mengamankan suporter saat pertandingan sepakbola Indonesia melawan Malaysia pada kualifikasi Piala Dunia 2022.

 

HUMAS Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengaku telah berkomunikasi dengan PSSI terkait penjagaan keamanan saat Timnas Indonesia menjamu Thailand, dalam lanjutan Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022.

Hasilnya, sekitar 10.000 personel gabungan TNI dan Polri akan disiapkan untuk menjaga keamanan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9).

Baca juga: Balikkan Keadaan, Malaysia Tekuk Indonesia 3-2

Keputusan tersebut diambil karena pihak keamanan dan PSSI tak ingin kembali kecolongan seperti saat Indonesia berjumpa Malaysia, Kamis (5/9) silam.

Pada laga itu, terjadi kerusuhan oleh oknum suporter dalam duel yang dimenangi Malaysia dengan skor 3-2.

"Kami sudah mempersiapkan pengamanan sekitar sepuluh ribu lebih gabungan TNI dan Polri, kemudian kami bagi menjadi empat ring dan tentu di dalam stadion ada satu ring khusus," ujar Argo.

Argo pun mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak PSSI terkait pengamanan pada laga Indonesia melawan Thailand.

"Semuanya sudah kita plot, sudah kita lakukan rencana pengamanan," ujarnya.

"Kemudian semua kegiatan timnas Thailand kita kawal. Suporter dari Thailand juga kami kawal dari bandara," tambahnya.

Khusus untuk para suporter Indonesia, Argo akan memperketat pemeriksaan saat akan memasuki stadion.

"Jangan sampai mereka membaea senjata tajam atau minuman yanh dikemasan plastik, kita tak akan memperbolehkan bawa masuk," ujar Argo.

Ia berharap kepada para suporter untuk bisa menjadi penonton yang baik agar timnas Indonesia tak mendapatkan sanksi.

"Mari kita tunjukkan sportivitas sebagai tuan rumah," ucap Argo. (*/A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More