Senin 09 September 2019, 20:49 WIB

Pebulu Tangkis Menanti Pencairan Bonus Kemenpora

Mediaindonesia.com | Olahraga
Pebulu Tangkis Menanti Pencairan Bonus Kemenpora

Antara/ Widya
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kanan) dan Hendra Setiawan

ATLET badminton peraih medali di kejuaraan dunia di Basel, Swiss, Agustus 2019 tengah menanti realisasi bonus yang dijanjikan Kementerian pemuda dan Olahraga.

Billy Haryanto, pengurus klub Badminton Billy Beras, mengaku mendapatkan cerita dari salah satu atlet peraih medali kejuaraan dunia bahwa bonus yang dijanjikan belum juga diberikan.  

"Ada atlet yang belum menerima bonus tapi takut buat bicara. Dijanjikan cair pekan lalu, tapi belum menerima juga. Padahal sudah foto-foto simbolis penerimaan bonus. Seharusnya pemerintah menepati janjinya dengan segera,” kata Billy lewat keteangan resminya, Senin (9/9).

Apalagi, kata Billy, pekan ini para atlet bermain di China Open yang salah satu pintu masuk menuju Olimpiade Tokyo 2020. "Segera dicairkan biar pemain tambah bersemangat," imbuhnya.

Dalam kancah kejuaran dunia tersebut, tim Indonesia berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 2 medali perunggu.

Kemenpora menyerahkan secara simbolis bonus kepada para peraih medali pada 29 Agustus. Pasangan peraih medali emas Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dikucuri bonus sebesar masing-masing Rp240 juta.

Peraih medali perunggu ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto diberi bonus Rp48 juta, begitu juga peraih perunggu ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Total bonus yang akan diberikan Rp3,5 miliar untuk atlet, serta pelatih peraih medali pada Kejuaraan Dunia 2019 di Swiss.

Menurut Billy, pemain bermain bukan semata-mata mengharapkan bonus tapi ingin membawa Indonesia berprestasi di kancah internasional.

Hanya saja, ia mengingatkan ketika pemerintah berjanji memberi bonus, segera ditepati karena bisa memengaruhi moral pemain.  “Bonus itu bukan penyemangat, yang membuat pemain semangat itu membawa nama Indonesia," tandasnya. (RO/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More