Senin 09 September 2019, 17:51 WIB

Kemendag bakal Pidanakan Importir Nakal

Akhmad Safuan/Andhika Prasetyo | Ekonomi
Kemendag bakal Pidanakan Importir Nakal

MI/Akhmad Safuan
Sebagian barang impor ilegal yang dimusnahkan di Semarang, Senin (9/9)

 

DIREKTORAT Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Senin (9/9), memusnahkan barang hasil temuan impor ilegal atau tidak sesuai izin di Semarang, Jawa Tengah.

Barang-barang yang dimusnahkan meliputi mainan anak, bahan baku plastik, dan sepeda roda dua. Seluruh produk tersebut didatangkan oleh empat pelaku usaha atau importir Tanah Air.

Direktur Jenderal PKTN Kemendag Veri Anggrijono mengungkapkan keempat pebisnis itu tidak memiliki kelengkapan izin impor. Jumlah barang yang didatangkan pun tidak sesuai dengan ketentuan yang sudah tertulis.

"Barang-barang yang dimusnahkan itu merupakan hasil temuan kegiatan pengawasan tata niaga impor di luar kawasan pabean (post border) selama periode Januari-Agustus 2019 di Jawa Tengah," ujar Veri di Semarang, Senin.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang tidak taat ketentuan. Pemusnahan akan dilanjutkan di beberapa daerah lainnya.

Selain memusnahkan barang-barang ilegal tersebut, Kemendag juga membekukan izin impor beberapa pelaku usaha yang melanggar aturan.

“Tak ada kompromi bagi importir yang tidak taat atau menyalahgunakan aturan. Kami blokir nama pelaku usaha atau jika perlu dikenai sanksi pidana,” tandasnya. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More