Senin 09 September 2019, 13:39 WIB

Kesehatan BJ Habibie Membaik

Akmal Fauzi | Humaniora
Kesehatan BJ Habibie Membaik

MI/MOHAMAD IRFAN
BJ Habibie

 

SEKRETARIS Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama mengatakan kondisi kesehatan Presiden ke-3 RI BJ Habibie mulai membaik. Habibie tengah dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

“Saya mendapat berita dari Kabag Bagian Kesehatan yang menyampaikan update dari ketua tim dokter kepresidenan, Prof dr Arsil Sani, bahwa kondisi beliau (BJ Habibie) membaik," kata Setya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/9).

Setya mengatakan, ada 44 dokter kepresidenan yang disiagakan menangani kesehatan BJ Habibie.

Adapun dokter kepresidenan yang disiagakan ini terdiri dari 34 dokter ahli di berbagai bidang seperti ahli jantung, otak, dan lainnya.

Baca juga: Habibie kembali Dirawat Intensif di RSPAD

Selain dokter ahli, ada juga 10 dokter pribadi yang disiapkan untuk presiden dan wakil presiden.

Setya menuturkan, tim panel tersebut akan selalu disiagakan kapan pun dibutuhkan.

“Tim panel ini kapan pun dibutuhkan, dikontak oleh, katakan ajudan mantan presiden atau mantan wakil presiden, siap setiap saat. Sesuai dengan penyakit apa yang disandang kemudian akan dikirim tim ahli ke sana," ujarnya.

Setya menyatakan pemerintah memberi pelayanan kesehatan bagi presiden, wakil presiden, serta keluarga intinya.

Dia menjelaskan, sesuai amanat undang-undang, Pemerintah membiayai seluruh perawatan kesehatan Habibie.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 78 Tahun 1978, jadi memberikan pembiayaan secara menyeluruh kepada mantan presiden dan mantan wakil presiden. Dalam hal ini Pak Habibie juga di-cover pemerintah seluruhnya pembiayaan, di manapun beliau dirawat," jelasnya.

Setya menyebut Presiden Jokowi juga akan menjenguk Habibie dalam waktu dekat. Namun dia belum mengetahui kapan waktunya.

"Tapi tentu saja setiap kali ada mantan presiden maupun mantan wapres yang sakit biasanya beliau (menjenguk)," kata Setya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More