Senin 09 September 2019, 07:00 WIB

Astra International Dukung Penuh Paviliun Indonesia

Akhmad Mustain | Ekonomi
Astra International Dukung Penuh Paviliun Indonesia

MI/Akhmad Mustain
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (Kanan) memipin rapat koordinasi persiapan peletakan batu pertama paviliun Indonesia

 

KEPALA Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf meminta PT Astra International sebagai pihak sponsor untuk gencar melakukan promosi atas keikutsertaan Indonesia dalam Dubai World Expo 2020.

Triawan melihat bahwa promosi harus gencar dilaksanakan untuk meningkatkan awareness seluruh pemangku kepentingan di Indonesia.

"Selain mematangkan konsep, tentu aspek promosi (keikutsertaan Indonesia di Dubai World Expo) harus digencarkan," tutur Triawan seusai memimpin rapat koordinasi persiapan peletakan batu pertama Paviliun Indonesia di Kantor Konsulat Jenderal RI Dubai, Uni Emirat Arab, kemarin.

Saat ditemui di tempat yang sama. Deputy Chief of Corporate Affairs PT Astra International Riza Deliansyah menegaskan pihaknya akan memberikan dukungan penuh. Riza mengatakan Astra akan mematangkan konsep promosi untuk Dubai Expo ini.

"Astra pasti akan hadir untuk mendukung karena Astra besar di Indonesia," tuturnya.

Selain Astra International, beberapa perusahaan swasta Tanah Air juga telah menyatakan komitmen untuk mendukung seperti Gajah Tunggal, dan Asian Agri.

Butuh sinergi

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Dody Edward menyampaikan bahwa sinergi dan kerja sama di antara seluruh pemangku kepentingan amat dibutuhkan untuk menjadikan kepesertaan Indonesia di Dubai World Expo 2020 sukses.

"Ini butuh sinergi seluruh K/L, kementerian, BUMN, pelaku usaha, dan pelaksana kegiatan (event organizer). Presiden berpesan, jangan seluruhnya dipikirkan oleh pemerintah. Keikutsertaan kita pada Dubai Expo mencerminkan kita seutuhnya, semua pihak terlibat," tuturnya.

Pembangunan Paviliun Indonesia untuk Dubai World Expo 2020 akan dimulai Senin (9/9) dengan peletakan batu pertama oleh Triawan. Pembangunan yang akan dilakukan badan usaha milik negara (BUMN) dalam hal ini PT Wijaya Karya akan menelan biaya sekitar Rp400 miliar.

"Ini untuk pertama kalinya BUMN dalam negeri yang akan membangun paviliun kita. Biasanya dalam World Expo selama ini, yang membangun paviliun kita merupakan kontraktor luar," ujar Dody

Paviliun Indonesia akan dibangun di atas lahan seluas 1.896 meter persegi di Dubai Trade Center Jabal Ali, Dubai.

Dody menjeaskan bahwa Paviliun Indonesia akan menampilkan konsep Indonesia Emas 2045.

Sebagaimana pedoman dari Presiden, menurut Dody, Paviliun Indonesia harus mencerminkan Indonesia hari ini dan di masa depan. Oleh karena itu, itu akan dikonsep lebih futuristik sambil memperkenalkan budaya dan kekayaan budaya.

Konsep Indonesia Emas yang akan ditampilkan di antaranya bagaimana bonus demografi Indonesia akan mencapai puncaknya, proyeksi bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke empat dunia, serta perkembangan teknologi yang menopang industri kreatif.

Gelaran Dubai Expo 2020 akan berlangsung selama enam bulan mulai 20 Oktober 2020 hingga 21 April 2021. Perhelatan itu akan diikuti 190 negara dan diprediksi bakal menarik 25 juta pengunjung dari seluruh dunia. (E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More