Minggu 08 September 2019, 14:25 WIB

Asap Karhutla tidak Sampai ke Negara Tetangga

Sri Utami | Nusantara
Asap Karhutla tidak Sampai ke Negara Tetangga

ANTARA/Rony Muharrman
Petugas gabungan dari BPBD Pekanbaru, Kodim 0301 Pekanbaru dan MPA berusaha memadamkan kebakaran lahan gambut di Pekanbaru, Riau.

 

KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di beberapa tempat di Sumatra dan Kalimantan. Hasil pantauan BMKG dan ASMC (ASEAN Specialized Meteorological Centre), Sabtu (7/9), terdeteksi transboundary haze di wilayah perbatasan antara Kalimantan Barat dan Serawak Malaysia.

Selain itu, juga terlihat banyak hotspot karhutla di wilayah perbatasan Kalimantan Barat maupun di wilayah Serawak-Malaysia.

"Sedangkan di wilayah Singapura dan Semenanjung Malaysia tidak terdeteksi asap lintas batas atau transboundary haze dari Sumatra," ujar Plt Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo.

Pantauan hotspot atau titik api kategori sedang dan tinggi pada Sabtu (7/9) pukul 07.00 WIB di enam provinsi prioritas yakni Riau 201 titik, Jambi 84 titik, Sumatra Selatan 126 titik, Kalimantan Barat 660 titik, Kalimantan Tengah 482 titik, dan Kalimantan Selatan 46 titik.

Jumlah hotspot yang banyak di wilayah Kalimantan Barat, menunjukkan kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan asap sampai ke perbatasan wilayah Kalimantan Barat dan Serawak - Malaysia.

Baca juga: Kebakaran Hutan Meluas, Polres Lembata Siapkan Langkah Hukum

"Kabut asap juga menyebabkan jarak pandang pendek sehingga penerbangan pesawat beberapa di Bandara Kalimantan Tengah terganggu," imbuh Agus, Minggu (8/9).

Sedangkan pantauan hotspot LAPAN pada 8 September 2019 pukul 07.00 WIB titik panas berada di Riau 85 titik, Jambi 127 titik, Sumatra Selatan 52 titik, Kalimantan Barat 782 titik, Kalimantan Tengah 544 titik, dan Kalimantan Selatan 66 titik.

Hotspot yang masih banyak di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah hari ini juga dapat menyebabkan kabut asap yang mengganggu penduduk dan penerbangan di Kalimantan serta kemungkinan dapat menimbulkan transboundary haze ke perbatasan Kalimantan Barat dan Serawak  Malaysia.

Hingga kini, BNPB dan Pemerintah Daerah masih bekerja keras  memadamkan karhutla yang masih terjadi di beberapa tempat di Indonesia.

Untuk enam provinsi prioritas, BNPB menerjunkan 9.072 personel untuk patroli, sosialisasi, dan pemadaman darat, juga dikerahkan 37 pesawat untuk water bombing dan patroli.

Di Provinsi Riau, dikerahkan juga pesawat untuk operasi teknologi modifikasi cuaca atau hujan buatan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More