Sabtu 07 September 2019, 22:42 WIB

PB Djarum Pamit

Liliek Dharmawan | Olahraga
PB Djarum Pamit

MI/Liliek Dharmawan
Jumpa pers Djarum Beasiswa Bulutangkis di Purwokerto, Sabtu (7/9)

DJARUM Foundation memastikan menghentikan proses audisi umum beasiswa bulu tangkis pada tahun depan.

"Sebelumnya sempat ramai terkait dengan audisi umum ini. Tetapi kami bertekad akan menyelesaikan sampai di Kota Kudus pada November. Kalau tahun depan, kami off dulu," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin saat jumpa pers di Purwokerto, Sabtu (7/9).

Sebanyak 914 atlet junior bulu tangkis mendaftar sebagai peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 di Kota Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) mulai Minggu hingga Selasa (8-10/9). Audisi difokuskan pada kelompok umur U-11 dan U-13 putra dan putri. Purwokerto merupakan kota kedua setelah Bandung.

Baca juga: Djarum Pastikan Audisi Bulu Tangkis bukan Kampanye Produk

Dia mengaku prihatin dengan protes yang dilakukan oleh pihak lain terkait dengan audisi. "Dengan begitu, tahun  depan memang off dulu. Namun tahun ini tetap jalan sampai selesai dengan segala risiko. Kami terbuka, silakan pihak-pihak yang protes datang ke audisi dan melihat secara langsung," ujarnya.

Baca juga: KPAI Kecam Audisi Beasiswa Bulu Tangkis oleh Produsen Rokok

Sekjen PB PBSI Achmad Budiharto  menyatakan telah melayangkan surat kepada pemerintah terkait dengan kontroversi yang terjadi. "Kami menyayangkan kalau audisi pada tahun depan tidak ada. Padahal, audisi ini sangat penting untuk mendapatkan bibit-bibit pemain junior. Karena itu, sangat disayangkan jika ada yang protes. Audisi ini terbukti telah mampu menyuplai pemain bagus junior  sebagai pengganti pemain senior di masa mendatang," katanya.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI yang juga mantan atlet nasional, Susi Susanti, menilai akan ada satu mata rantai yang hilang dengan meniadakan audisi.

"Padahal dari audisi ini akan tersaring bibit muda potensial yang nantinya akan dapat memasok pemain untuk persiapan di kejuaraan junior. Misalnya saja Youth Olympic yang diselenggarakan empat tahun sekali, butuh suplai pemain muda berbakat. Kalau audisi tidak ada, maka akan semakin sedikit bibit yang terseleksi," tambahnya.

Dalam akun Twitter terverifikasi @PBDjarum, juga diumumkan kalau audisi umum tahun ini adalah yang terakhir dan PB Djarum pamit. (X-15)


 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More