Sabtu 07 September 2019, 19:49 WIB

Anggota DPRD Sukabumi Termuda ingin Ciptakan Pusat Keramaian Baru

Benny Bastiandy | Nusantara
Anggota DPRD Sukabumi Termuda ingin Ciptakan Pusat Keramaian Baru

MI/Benny Bastiandy
Anggota DPRD Kota Sukabumi Lesiana

 

DI usia baru 24 tahun dan belum memiliki pengalaman bekerja, Lesiana menjadi anggota DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, termuda.

Dia menjadi salah satu dari 35 anggota DPRD Sukabumi yang dilantik pada Senin (2/9).

Lesiana mengisahkan, seusai menuntaskan kuliah dari Universitas Pakuan, Bogor, dia memang langsung mendaftarkan diri untuk menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pada Pemilu 2019, Lesiana berangkat dari daerah pemilihan II Kota Sukabumi meliputi Kecamatan Baros, Cibeureum, dan Lembursitu. Perempuan muda ini berhasil meraih sebanyak 2.446 suara sah.

Lesiana juga berjanji tidak akan tergoda untuk berbuat tercela. "Saya akan berupaya memenuhi kewajiban sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada rakyat yang sudah memilih, saya akan menjalankan amanat rakyat," jelas Lesiana.

Dia mengakui karier dan pengalaman pada dunia politik masih terbilang seumur jagung. Tapi dirinya sudah tidak sabar membawa perubahan bagi daerah kelahirannya, Kota Sukabumi.

Sehingga, dia mengaku sangat ingin masuk ke Komisi I yang membidangi pemerintahan dan hukum. "Saya ingin sekali memiliki akses pengambilan keputusan tentang tata ruang yang saat ini masih kurang teratur, semrawut, dan masih banyak kemacetan," terang dia.

Menurut dia, perlu penataan ulang tata Kota Sukabumi agar terjadi penyebaran keramaian ke berbagai titik. Selama ini, ujar Lesiana, keramaian di Kota Sukabumi terpusat di satu atau dua titik yang sering dilanda kemacetan parah menjelang hari-hari besar atau ketika ada acara yang mengundang kehadiran warga.

Lesiana pun punya gagasan untuk menjadikan kawasan di seberang Jalan Lingkar Selatan (JLS) dapat dikembangkan menjadi pusat keramaian baru. Sarjana hukum ini akan mengajukan konsep untuk mewujudkan gagasannya tersebut. (X-15)
 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More