Jumat 06 September 2019, 22:25 WIB

PPIH Ingatkan Berhaji Harus Lewat Jalur Resmi

Sitria Hamid dari Arab Saudi | Haji
PPIH Ingatkan Berhaji Harus Lewat Jalur Resmi

Ist
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi, Endang Jumali.

CALON haji Indonesia yang ingin berangkat ke Tanah Suci harus melalui jalur resmi. Jangan tergiur dengan ajakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengajak pergi ke Tanah Suci tanpa melalui jalur resmi.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi Endang Jumali, mengingatkan hal itu, di Makkah, saat dihubungi Jumat (6/9).

"(Berangkat Haji) memastikan mendaftar terlebih dahulu sesuai ketentuan. Dan, jika mengunakan visa di luar kuota harus sesuai dengan UU Haji, yaitu visa furodah/visa mujamalah (berhaji menggunakan kuota pemerintah Arab Saudi)," kata Jumali seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia, Sitria Hamid, dari Madinah.


Baca juga: Ratusan WNI Berhaji tanpa Visa Resmi Dideportasi


Dia mengingatkan, bahwa haji adalah bagian dari istitaah (kemampuan). Karena itu, seseorang tidak bisa serta merta berangkat begitu saja. Dalam aspek Fiqh, kata dia, juga mensyaratkan adanya istitaah tersebut.

"Kalau kita telaah lagi Istitaah mungkin juga visa haji adalah bagian dari istitaah. Dari aspek regulasi pemerintahan tentu ibadah haji diatur dalam UU No 8/2019, tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah."

Hal itu, lanjut Jumali, dilakukan agar jemaah haji menjalankan ibadah sesuai dengan aspek syariah dan peraturan perundang-undangannya. Salah satu komponennya adalah visa haji yang resmi sesuai dikeluarkan pemerintah Arab Saudi.

"Dan jika menggunakan travel haji, pastikan legalitas travel itu,dan paket layanannya," kata Jumali lagi. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More