Jumat 06 September 2019, 19:55 WIB

Tanpa Zohri, Atletik Mengaku Baik-Baik Saja Menuju SEA Games 2019

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Tanpa Zohri, Atletik Mengaku Baik-Baik Saja Menuju SEA Games 2019

ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Atlet muda Lalu Muhammad Zohri menjadi andalan Indonesia, tetapi sengaja tidak diturunkan PB PASI di ajang SEA Games 2019.

PENGURUS Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) telah mencoret nama sprinter andalannya, Lalu Muhammad Zohri, untuk berpartisipasi di ajang SEA Games 2019 Filipina, 30 November-11 Desember.

Namun, pelatih kepala sprinter Eni Nuraeni, mengaku telah menyiapkan penggantinya untuk bertanding di tim estafet putra nomor 4x100 meter.

Awalnya, formasi 4x100 meter putra berisikan atlet yang terdiri atas Mochammad Bisma Diwa, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara, dan Zohri.

Sepeninggal Zohri, Eni telah menyiapkan sprinter senior, Joko Kuncoro Adi guna menggantikan posisi sang juara dunia 2018 di Finlandia itu.

"Hasil Grand Prix Asia kemasin sudah baik ya tanpa Zohri. Sekarang mereka terus berlatih. Mudah-mudahan tanpa Zohri bisa mendapatkan hasil baik,” tutur Eni yang ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa, (3/9).


Baca juga: Menpora Minta Maaf pada Menteri Belia dan Sukan Malaysia


Dengan formasi terbaru, Joko akan diandalkan untuk bekerja sama dengan Bayu, Bisma dan Eko di SEAG mendatang.

Eni juga terus menekankan daya tahan kecepatan dengan rutin melatih berlari 100 meter.

"Penguatan fisik, latihan beban, terus kami genjot, cuma volumenya bakal dikurangi mengingat SEAG yang tinggal dua bulan lagi," ujar Eni.

Perihal Bayu yang terkena cedera ketika bertanding di Universiade Napoli pada Juli silam, Eni akan melihat terlebih dahulu hasil dari pertandingan Bangka Belitung terbuka 12-14 September.

"Bayu sudah bisa masuk tim meski kemarin sempat cedera. Tapi, Bayu harus buktikan dulu kualitasnya di Bangka Belitung," ucapnya.

Perihal target, Eni hanya ingin memberikan yang terbaik di Filipina dan tentunya bisa menciptakan regenerasi di cabor atletik. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More