Jumat 06 September 2019, 19:15 WIB

Polisi Bangkalan Diduga Meninggal Akibat Bunuh Diri

Mohammad Ghazi | Nusantara
Polisi Bangkalan Diduga Meninggal Akibat Bunuh Diri

MI/Seno
Ilustrasi bunuh diri.

 

PIHAK kepolisian menduga meninggalnya Brigadir Pol Dewa Gede Ali Wirayuda dengan luka tembak di bagian kening akibat bunuh diri. Polisi yang melakukan penyelidikan di lokasi ditemukannya jasad anggota polisi berusia 30 tahun itu belum menemukan indikasi penyebab lainnya.

Pelaksana tugas Kepala Sub Bagian Humas Polres Bangkalan, Inspektur Satu Pol Suyitno, mengatakan Brigadir Dewa Gede diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api jenis revolver yang dibawanya. Senjata itu ditemukan bersama jasad bintara polisi asal Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, tersebut.

"Memang benar ada anggota kami yang ditemukan meninggal dunia. Dari hasil autopsi, diduga akibat bunuh diri," terang Suyitno, Jumat (7/9).


Baca juga: 2.227 Kendaraan di Kota Denpasar Lulus Uji Emisi


Meski ada dugaan akibat bunuh diri, kata Suyitno, polisi belum bisa memastikan motifnya. Sampai saat ini, penyebab pasti dan motifnya masih dalam proses penyelidikan.

Brigadir Dewa Gede Alit Wirayuda, anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di belakang Mapolsek tempatnya bertugas, Kamis (6/9) malam.

Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka tembak di kening sebelah kanan dan tembus hingga kening bagian kiri. Sementara di tangan kanannya terdapat sepucuk senjata api jenis rebolver.

Jenazahnya sudah dikirim ke Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, setelah dilakukan autopsi di RSUD Bangkalan. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More