Kamis 05 September 2019, 20:00 WIB

Gaet Warga Jadi Map Editors, Waze Bebaskan Pengemudi dari Macet

Ghani Nurcahyadi | Teknologi
Gaet Warga Jadi Map Editors, Waze Bebaskan Pengemudi dari Macet

Dok. Waze
Country Manager Waze Indonesia Marlin R. Siahaan

KEMACETAN masih menjadi menu sehari-hari warga Indonesia yang tinggal di kota-kota besar. Hal itu pun menjadi perhatian dari aplikasi navigasi Waze yang bertekad untuk memerdekakan pengemudi di Indonesia dari kemacetan yang membelenggu sehari-hari.

Berbasis komunitas, Country Manager Waze Indonesia Marlin R. Siahaan mengatakan, pihaknya mengandalkan warga lokal sebagai Map Editor untuk menunjukkan rute tercepat ke suatu tujuan bagi pengguna Waze.

"Map Editor kami memiliki izin editorial tertinggi, memberikannya akses untuk mengedit jalan raya utama dan lokasi penting lainnya. Meskipun tidak dibayar," kata Marlin dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia.

Secara global, Waze memiliki 30.000 map editor yang aktif setiap bulannya. Di Indonesia, Waze mencatat ada 500 Map Editors yang aktif memperbarui rute yang lebih singkat untuk dilalui pengemudi.

Dengan bantuan Map Editors, lanjut Marlin, pengguna Waze hanya perlu mengetik tujuan perjalanan, Waze kemudian akan menunjukan rute tercepat, menghindari kemacetan dan memberi tahu kondisi jalan yang akan dilewati.

Baca juga : Sunicodata Cominindo Ditunjuk Pasarkan DCN di Indonesia

Marlin menambahkan, untuk memberikan kenyamanan yang lebih, para pengguna bahkan tidak perlu berulang kali mengetik destinasi favortnya. Destinasi tersebut dapat disimpan dan ditandai dengan nama yang diinginkan, seperti rumah, kantor, atau sekolah.

”Pada saat pengguna ingin mengunjungi destinasi biasa mereka, mereka hanya perlu memilih salah satu nama yang sudah tersimpan tersebut," ujar Marlin.

Marlin menegaskan, hasil karya Waze tentunya tak terpisahkan dari kerja keras para anggota komunitas dan Map Editors-nya.

"Mereka merupakan garda terdepan dalam membantu Waze meningkatkan petanya, dengan memberikan berbagai saran atau membantu memperbaiki ketepatan peta pada aplikasi tersebut," tegasnya seraya menambahkan, tiap tahun pihaknya mengadakan gathering untuk para Map Editors sebagai bentuk apresiasi.

Selain itu, Waze juga memberikan sentuhan personalisasi pada navigasi suara dalam aplikasi dengan memasukkan suara selebriti nasional seperti artis Dian Sastro dan pebulutangkis nasional Jonatan Christie.

Sentuhan personalisasi juga diperlihatkan Waze dengan memberikan navigasi bagi pengemudi terhadap ruas jalan yang terkena skema kebijakan ganjil-genap. Marlin menjelaskan, pengguna Waze hanya perlu memasukkan 2 nomor terakhir dari plat kendaraan untuk mendapatkan navigasi saat jam kebijakan ganjil-genap diberlakukan.

"Sebagai aplikasi navigasi berbasis komunitas di dunia, misi Waze adalah untuk membantu orang menyiasati kemacetan," pungkas Marlin. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More