Jumat 06 September 2019, 05:20 WIB

Jemaah Haji Nikmati Eyab di Madinah

sitria Hamid | Humaniora
Jemaah Haji Nikmati Eyab di Madinah

dok.mi
NIZAR ALI, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag,

 

JEMAAH haji Indonesia kloter 61 asal embarkasi Jakarta (JKS) menjadi yang pertama mendapatkan fasilitas layanan khusus kepulangan atau Eyab, di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah, mulai 4 hingga 11 September 2019.

Fasilitas khusus itu sebelumnya telah dinikmati jemaah haji Indonesia di Bandara Jeddah.

"Jemaah haji Indonesia yang kebetulan dipilih pemerintah Saudi dari seluruh negara bersama Malaysia. Patut kita syukuri dan kita upayakan ke depan agar supaya bisa meluas untuk yang lain," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nizar Ali di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah, Rabu (4/9).

Sebanyak 28 kloter jemaah haji mendapatkan fasilitas layanan Eyab di Bandara Madinah. Jemaah haji tersebut, antara lain berasal dari embarkasi Jakarta (JKS) dan Surabaya (SUB).

Pemerintah, lanjut Nizar Ali, berharap fasilitas Eyab tersebut berlanjut dan dirasakan seluruh jemaah haji Indonesia. Seluruh jemaah haji Indonesia, kata dia, semoga bisa mendapatkan layanan Eyab saat kepulangan di tahun mendatang.

Dari Mekah, sebanyak 501 kelompok terbang (kloter) telah meninggalkan Kota kelahiran Nabi Muhammad SAW itu. Informasi itu didapat dari data yang dirilis Sistem Informasi dan Komputerisasi (Siskohat) Kemenag hingga Rabu (4/9) pukul 19.00 waktu Arab Saudi.

"Operasional haji Daker Makkah akan berakhir besok. Ada 28 kloter tersisa yang akan membawa sekitar 12 ribuan jemaah yang kita berangkatkan bertahap dari Mekah menuju Madinah hari ini hingga besok," ujar Kepala Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid, seperti dikutip dari laman kemenag.go.id, tadi malam.

Ia menyebutkan, sebanyak 229 kloter yang merupakan jemaah gelombang I diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah untuk diterbangkan ke Tanah Air.

Hingga kemarin masih terdapat 82 jemaah haji yang dirawat di Mekah dan jumlah jemaah wafat terdata 405 orang. (H-2)

Baca Juga

Ist/KLHK

Menteri KLHK : Pemda Berperan Penting Atasi Perubahan Iklim

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:45 WIB
Indonesia juga memiliki kebijakan yang komprehensif mulai dari pemerintahan tingkat pusat sampai tingkat desa, dengan target kerja yang...
antara

BPJS Kesehatan Proses Verifikasi Klaim RS untuk Kasus Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:39 WIB
Sampai dengan 27 Mei 2020, terdapat 291 RS yang telah mengajukan klaim khusus untuk kasus Covid-19 di Kantor Cabang BPJS...
ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Angket Pembukaan Sekolah, KPAI: Anak Setuju, Orang Tua Khawatir

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:17 WIB
Sebagian besar anak setuju sekolah dibuka karena kemungkinan mereka sudah jenuh belajar dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya