Kamis 05 September 2019, 20:30 WIB

Start Up Sektor Edutech Diprediksi segera Jadi Unicorn

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Start Up Sektor Edutech Diprediksi segera Jadi Unicorn

ANTARA/RENO ESNIR
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (tengah) memberikan materi dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9.

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan tahun ini akan ada lagi satu perusahaan rintisan atau startup yang akan menjadi unicorn alias startup yang memiliki valuasi di atas US$1 miliar (sekitar Rp14 triliun).

Dia memberi prediksi kisi-kisi perusahaan rintisan tersebut bergerak di bidang pendidikan berteknologi atau edutech.

"Saya kolaborasi dengan unicorn Indonesia untuk mengakselerasi lahirnya unicorn baru. Di tahun 2019 ini akan ada satu unicorn lagi," katanya dalam acara Google Cloud Summit di JIExpo Convention Center, Jakarta, Kamis (5/9).

Baca juga: Kemenperin Dorong Pelaku IKM Berkolaborasi dengan Startup

Ke depan, pemerintah akan mengakselerasi 1.000 startup program agar bisa maju. "Google juga punya (kewajiban) untuk memajukan startup Indonesia untuk bisa jadi next start-up," jelasnya

Pemerintah memang berkomitmen untuk mendukung startup Indonesia menjadi kandidat unicorn ke-5 di negara ini. Saat ini sudah ada empat startup unicorn Indonesia yakni Bukalapak, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka. Grab, yang berkantor pusat di Singapura, sudah masuk decacorn, atau valuasi di atas US$10 miliar.

Sebelumnya, tersiar kabar beberapa startup lain siap menjadi unicorn Indonesia, di antaranya Tiket.com, OVO (startup financial technology), TaniHub (e-commercepertanian), Ruang Guru (pendidikan), Ralali (toko online), dan Modalku (fintech).

Tetapi Rudiantara enggan merinci yang mana dari start up tersebut. "Akan ada satu unicorn sebelum 2019 berakhir. Perkiraan edutech,” kata Rudiantara.

Pemerintah mengalokasikan 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan. Tentu nilai pasar bisnis bidang pendidikan akan besar dan menjadi potensial untuk digarap.

“Perkiraan saya, tergantung yang mau investasi, (unicorn baru) di bidang edutech. Karena pendanaannya sudah di ronde atas bukan lagi seed capital (pendanaan awal),” kata Rudiantara. (Try/A-3)

 

Baca Juga

Ilustrasi

IHSG Menguat di Penutupan Saham Pekan Ini

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 29 Mei 2020, 18:27 WIB
IHSG berhasil ditutup menguat 0,79% pada penutupan IHSG akhir pekan ini, Jumat (29/5). Tercatat saham berada di zona hijau 0,79% atau 37...
MI/Adam Dwi

Pinjaman Bunga Ringan Kurangi Beban Driver Ojol saat Pandemi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 29 Mei 2020, 18:03 WIB
Selain persyaratan pengajuan pinjaman yang mudah, dia mengungkapkan bahwa proses pencairannya pun...
DOK IDM

Evaluasi, Reformasi, Transformasi BUMN Lokomotif Pascapandemi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:44 WIB
Erick menilai dalam penanganan covid-19 saat ini BUMN telah banyak melakukan upaya membantu pemerintah menangani...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya