Rabu 04 September 2019, 19:53 WIB

Dituding Menghasut, Sri Bintang Kembali Dilaporkan ke Polisi

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Dituding Menghasut, Sri Bintang Kembali Dilaporkan ke Polisi

MI/Susanto
Politisi dan Aktivis Sri Bintang Pamungkas

 

PERSAUDARAAN Islam Tionghoa Indonesia (PITI) melaporkan aktivis Sri Bintang Pamungkas ke Polda Metro Jaya, Rabu (4/9). Ketua Umum PITI,  Ipong Hembing Putra keberatan atas video pernyataan Sri Bintang yang beredar di internet.

Menurut Ipong, video tersebut berisi hasutan dan provokasi kepada rakyat Indonesia untuk menggagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019.

Dia juga meminta agar pihak kepolisian menindak tegas Sri Bintang. "Negara kita ini negara hukum. Tidak boleh ada yang kebal hukum. Mohon segera diproses dan ditindak dengan tegas. Mau jadi apa negara kita ini kalau tidak ditindak seperti itu?" ujarnya.

Ipong mengaku pertama kali melihat video tersebut pada 31 Agustus di laman Youtube. Dalam laporannya, dia  membawa barang bukti berupa flashdisk yang berisi rekaman video Sri Bintang Pamungkas.

Sri Bintang dilaporkan dengan Pasal 160 KUHP dan Pasal 28 Ayat 2 Juncto pasal 45 A ayat 2 Undang-Undang RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang RI No. 11 tahun 2008 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik.

Ipung menyatakan bahwa ini bukan kali pertama dirinya melaporkan Sri Bintang. "Karena dulu saya laporkan dia, dia menuduh presiden tuh islamnya pura-pura. Udah pernah saya laporkan. Sampai sekarang tapi tindak lanjutnya belum ada," pungkasnya. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More