Rabu 04 September 2019, 11:11 WIB

Perang Dagang Diprediksi Masih Hambat Laju IHSG

Atalya Puspa | Ekonomi
Perang Dagang Diprediksi Masih Hambat Laju IHSG

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Pegawai melintas di dekat layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (4/9), dibuka menguat di level 6,268.11 atau naik 6.52 (0.10%) dibanding penutupan sebelumnya.

Analis Valbury Sekuritas Alfiansyah memprediksi pergerakan IHSG hari ini masih akan dipengaruhi perang dagang. Kisruh dari perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok membuat pelaku pasar kian cemas berinvestasi pada aset berisiko ini, termasuk ketidakpastian kapan kunjungan pejabat Tiongkok ke AS untuk membahas perdagangan yang belum ditetapkan.

"Pelaku pasar, terutama pelaku domestik akan menyikapi sentimen ini yang kembali bisa menyulitkan bagi IHSG untuk bergerak di zona hijau pada perdagangan hari ini," kata Alfiansyah dalam riset hariannya, Rabu (4/9).

Baca juga: Insentif Pajak Tepat Pertumbuhan Berlipat

Pejabat Tiongkok dan AS tengah berupaya mencari jadwal pertemuan pada bulan September untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan setelah Washington menolak permintaan Beijing untuk menunda tarif yang mulai berlaku akhir akhir pekan lalu.

Pemerintah Tiongkok mengajukan keluhan terhadap kebijakan tarif impor AS kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Gugatan tersebut adalah ketiga kalinya Tiongkok mengadukan tarif khusus yang diputuskan Presiden AS Donald Trump kepada WTO.

Dengan adanya sentimen dari perang dagang, IHSG diprediksi bergerak di level support 6.237/6.212/6.175 dan resistance 6.299/6.336/6.360. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More