Rabu 04 September 2019, 09:20 WIB

Penceramah Harus Ajarkan Islam Wasathiyah

Dero Iqbal Mahendra | Nusantara
Penceramah Harus Ajarkan Islam Wasathiyah

ANTARA FOTO/Ampelsa
Wapres Jusuf Kalla

 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengingatkan kepada seluruh tenaga pengajar di sekolah pesantren untuk mengajarkan agama Islam wasathiyah atau Islam jalan tengah yang sesuai dengan perkembangan zaman.   

''Tugas utama para ustaz dan ustazah ini bagaimana mendidik pengetahuan agama yang sesuai zamannya, karena zaman juga pengetahuan politik mengubah sifat-sifat pengertian keagamaan,'' kata Wapres JK di Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof Dr Hamka II di Padang, Sumatra Barat, kemarin.   

JK mengatakan perkembangan penerapan ajaran agama Islam di Indonesia saat ini semakin tersebar. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya sekolah pesantren, masjid dan gaya hidup hijrah di kalangan muslim dan muslimat.   

Oleh karena itu, JK mengingatkan agar para ustaz dan penceramah untuk menyebarkan ajaran agama Islam jalan tengah yang tidak menimbulkan radikalisme dan perpecahan di kalangan masyarakat. 

"Semua itu dibutuhkan pemahaman keagamaan Islam menengah, jalan tengah. Tidak ke kiri, tidak ke kanan; apalagi sangat kiri atau sangat kanan atau radikal,''kata JK.   

JK mengatakan dengan penafsiran ajaran agama Islam yang sesuai dengan kebutuhan zaman, semangat keagamaan dan toleransi di Indonesia dapat menjadi kebanggaan. "Ilmu itu universal, agama kita itu modern jika ditafsirkan sesuai zamannya. Kita bersyukur ada semangat keagamaan Islam di Indonesia yang luar biasa, peningkatan semangat keagamaan di Indonesia luar biasa.''

JK pun senang keinginan beragama umat Islam di Indonesia dewasa ini meningkat pesat. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan masjid dan musalah, pesantren, dan lainnya. "Kita lihat banyak masjid, musalah yang bermunculan bahkan di sekolah, tempat perbelanjaan banyak disediakan tempat salat. Hal itu patut disyukuri dan dijaga secara bersama. Selain pembangunan fisik rumah ibadah yang banyak harus diikuti dengan penguatan pemahaman agama oleh masyarakat.''

Sementara itu, pendiri sekaligus pengasuh PMT Prof Dr Hamka II, Syafii Maarif mengatakan pesantren tersebut memberikan pendidikan agama yang mencerahkan dan menunjukkan rahmah. ''Jadi pesantren SMP, SMA ini memberi pengajaran agama Islam yang memunculkan wajah ramah, bukan wajah sangar yang ingin menerkam orang lain; tapi menyebarkan rahmat di muka bumi. Makanya namanya Pesantren Terpadu Hamka,''ujar Syafii Maarif dalam sambutannya.   

Dalam acara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga meresmikan fasilitas akademis berupa gedung asrama putri dan ruang kelas baru di Pondok Modern Terpadu Prof Dr Hamka II. (Dro/Ant/P-1)

Baca Juga

MI/Hijrah Ibrahim

35 Warga Gorontalo Tertahan di Ternate Sejak 8 Mei

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:07 WIB
35 warga Gorontalo tidak bisa masuk ke wilayahnya karena Pemprov Gorontalo masih melaksanakan PSBB sampai 29 Mei 2020. Mereka kini...
DOK MI

Tidak Pakai Masker di Banyumas akan Kena Sanksi Tegas

👤Lilik Darmawan 🕔Kamis 28 Mei 2020, 04:15 WIB
Seluruh toko juga harus mewajibkan karyawannya agar bermasker. Jika masih ditemukan karyawan tak bermasker, maka akan ada sanksi bagi toko...
ANTARA/M Agung Rajasa

Daop 6 Perpanjang Pembatalan Operasional KA Reguler

👤Agus Utantoro 🕔Kamis 28 Mei 2020, 03:55 WIB
Meski terdapat pembatalan perjalanan KA jarak jauh, namun PT KAI (Persero) tetap menjalankan KLB (Kereta Luar Biasa) tujuan Gambir,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya