Selasa 03 September 2019, 19:17 WIB

Moeldoko: Seleksi Capim KPK Tidak Akan Mundur Lagi

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Moeldoko: Seleksi Capim KPK Tidak Akan Mundur Lagi

MI/ROMMY PUJIANTO
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko

 

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko menilai, Presiden Joko Widodo menyerahkan semua keputusan panitia seleksi (pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses seleksi hingga mengekrucut 10 nama. Menurutnya, apapun keputusan pansel akan jadi pertimbangan presiden.

“Presiden sudah mendelegasikan kewenangan (ke Pansel) pasti kan sudah memikirkan, pada saat membentuk tim seleksi sudah memikirkan kredibiltas yang bersangkutan dan seterusnya,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/9).

Dia menambahkan, keputusan pansel terkait 10 nama capim KPK yang lolos sudah final. Dia menegaskan, dari proses awal pendafrtaran hingga terpilih 10 nama tentu sudah menjadi pertimbangan termasuk adanya masukan dari masyarakat.

“Masa seleksi sejumlah itu sampai dengan 10 (nama) kan sudah panjang, di situlah peran masyarakat memberikan masukan masa mau mundur lagi?,” kata Moeldoko.

Baca juga: Jokowi Diminta Coret Capim KPK Bermasalah

Jika masih ada nama-nama yang dianggap bermasalah, kata Moeldoko, masih ada proses untuk menjalani fit and proper test di DPR.

“Kan DPR yang akan memilih lagi ya kan begitu Prosedurnya. Percayakan kepada DPR,” kata Moeldoko.

Sebelumnya, pansel telah menyerahkan 10 nama capim KPK yang telah lolos seleksi ke Presiden.

Adapun 10 nama tersebut yakniAlexander Marwata (Komisioner KPK), Firli Bahuri (Anggota Polri), I Nyoman Wara (auditor BPK), Johanis Tanak (Jaksa), Lili Pintauli Siregar (advokat), Lutfi k Jayadi (akademisi), Nawawi Pamolango (hakim), Nurul Gufron (akademisi), Robi Arya (PNS), Sigit Danang Joyo (PNS). (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More