Selasa 03 September 2019, 18:25 WIB

Kecelakaan Maut Berulang, Pemerintah Analisis Km 90 Cipularang

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Kecelakaan Maut Berulang, Pemerintah Analisis Km 90 Cipularang

MI/Reza Sunarya
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut di sekitar Km 90 Tol Cipularang yang menewaskan sedikitnya 8 orang, Selasa (3/9).

 

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) sudah mulai menganalisis secara teknis kondisi jalan Tol Cipularang terutama di sekitar Kilometer (Km) 90 yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.

Setidaknya, dibutuhkan waktu satu pekan bagi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Komiten Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang dibantu para ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk merampungkan pekerjaan tersebut.

Hasil analisis di lapangan akan menjadi rekomendasi untuk diterapkan oleh pihak-pihak terkait. Salah satunya ialah untuk badan usaha jalan tol yang mengelola Cipularang yakni PT Jasa Marga (persero) Tbk.

"Kalau nanti ditemukan satu garis yang tidak sesuai kaidah konstruksi jalan pada umumnya, kami minta Jasa Marga untuk lakukan perbaikan. Tapi paling tidak, kami minta kepada Jasa Marga untuk memberikan rambu peringatan di tempat itu," ujar Budi di Jakarta, Selasa (3/9).

Baca juga: Kemenhub dan KNKT Investigasi Insiden Kecelakaan Cipularang

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan terjadi di Km 91 Tol Cipularang, pada Senin (2/9). Delapan orang meninggal dunia dan 28 orang luka-luka dalam tragedi tersebut.

Kecelakaan maut di sekitar Km 90 Tol Cipularang bukanlah kali pertama terjadi. Pada 2005, kecelakaan terjadi di Km 96 yang mengakibatkan tiga orang tewas.

Setahun berselang, kecelakaan terjadi di Km 101 yang mengakibatkan satu orang tewas. Kecelakaan kembali menewaskan tiga orang pada 2009, kali ini di Km 82.

Pada 2011, kecelakaan tunggal di Km 2011 menewaskan istri artis Saipul Jamil. Setahun kemudian, tabrakan antara bus pariwisata dan truk terjadi di Km 96. Tujuh orang meninggal dunia.

Pada 2013 dan 2014 kecelakaan terjadi di Km 87. Tiga orang dinyatakan tewas di tiap-tiap kecelakaan tersebut.

Pada 2016, di Km 73, bus bermuatan 40 penumpang, truk dan minibus terlibat tabrakan beruntun. Satu orang meninggal dalam peristiwa tersebut.

Setahun setelah itu, tabrakan beruntun yang melibatkan 10 mobil terjadi di Km 91. Empat orang tewas. (A-4)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kebijakan New Normal Dongkrak Kesejahteraan Petani Kembali

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:25 WIB
Faktor yang memengaruhi petani yakni harga produk pertanian mengalami tekanan diakibatkan oleh panen raya musim tanam...
DOK KEMENTAN

Di Masa Pandemi, Produksi dan Distribusi Pertanian Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:18 WIB
Diperkirakan stok beras akhir Juni 2020 adalah 6,84 juta...
DOK KEMENTAN

Program Kementan Dinilai Efektif, Ekspor Pertanian Terus Tumbuh

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:03 WIB
Terjadinya ekspor karena produksi pangan surplus sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun juga pangan petani Indonesia...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya