Selasa 03 September 2019, 11:09 WIB

IHSG Diprediksi Melemah

Atalya Puspa | Ekonomi
IHSG Diprediksi Melemah

ANTARA/Aprillio Akbar
Karyawan beraktivitas di dekat grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 14,33 poin atau 0,23% ke level 6.304,81 pada perdagangan hari ini, Selasa (3/9).

Sejalan dengan itu, indeks saham LQ45 juga naik 0,14% ke level 987,87 dengan seluruh indeks acuan bergerak di zona hijau.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi melemah. Pelemahan tersebut masih dipengaruhi oleh ketidakpastian perang dagang antara AS dan Tiongkok.

"Kami perkirakan IHSG akan bergerak terkonsolidasi di tengah ketidakpastian negosiasi dagang antara Tiongkok dan AS serta aksi profit taking," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi dalam riset hariannya, Selasa (3/9).

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah. Donald Trump dan Xi Jin Ping kembali membuat ekonomi global dilanda kecemasan karena aksi saling menaikkan tarif impor tambahan.

Baca juga: BRI Lebih Gencar Biayai UMKM

Pemerintah Tiongkok meningkatkan bea antara 5% dan 10% pada berbagai barang utama AS yang diekspor ke Tiongkok, termasuk kedelai dan minyak mentah.

Peningkatan ini merupakan bagian dari pengumuman Departemen Keuangan 23 Agustus untuk tarif pembalasan atas barang-barang AS senilai $75 miliar.

Sebagian dari kenaikan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump juga mulai berlaku pada 1 September lalu.

Dampak perang dagang antara AS dan Tiongkok membuat aktivitas pabrik di kawasan Asia mengalami perlambatan pada Agustus. Kondisi ini akan memperkuat alasan bagi para pembuat kebijakan mengeluarkan stimulus baru untuk mencegah resiko resesi.

"Sentimen perang dagang diperkirakan masih memunculkan kekhawatiran di pasar global. Kecemasan pasar akan perang dagang, kembaili sebagai hambatan bagi laju IHSG pada perdagangan hari ini," ucapnya.

Alfiansyah memprediksi, IHSG akan bergerak di level support 6.269/6.247/6.212 dan resistance 6.325/6.360/6.382. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More