Minggu 01 September 2019, 11:20 WIB

BSSN Beri Penghargaan Cyber Security Awards 2019

mediaindonesia.com | Nusantara
BSSN Beri Penghargaan Cyber Security Awards 2019

Ist
Para pemenang Cyber Security Awareness Awards 2019 yang diberikan BSSN dan PT Xynexis International dalam simposiun di Bali, Kamis (29/8).

 

DALAM rangkaian simposium Critical Information Infrastructure Protection Indonesia (CIIP-ID Summit) 2019 yang berlangsung di Denpasar, Bali, 28-29 Agustus 2019, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama PT Xynexis International menggelar Chief Information Security Officers (CISO) Briefing pada hari kedua.

Di ajang pertemuan yang baru pertama dihelat itu, juga dilakukan acara penganugerahan Cyber Security Awareness Awards kepada para peserta yang terpilih.

CISO Briefing merupakan wadah bagi para pengambil keputusan di setiap organisasi untuk bisa berkumpul, berbagi pengalaman dan juga menambah ilmu dengan adanya presentasi terkini baik dari pemerintah, industri, akademisi, maupun peneliti.

Salah satu tujuan CISO Briefing yakni memberi pemahaman pentingnya keamanan informasi atau keamanan siber pada top level management, mengingat posisinya yang begitu penting dalam pengambil sebuah keputusan, baik di sebuah organisasi/perusahaan.

Dalam forum ini juga dilakukan pertukaran informasi dari para top level yang bisa ditindaklanjuti pada level teknis per sektor industri. Terutama terkait aspek sekuriti pada jaringan infrastruktur penting (critical infrastructure) di perusahaan atau institusi hingga lebih luas pada Infrastruktur Kritis Nasional (IKN).

"CISO briefing diselenggarakan sekaligus menggoalkan sebuah forum teknis pada sektor-sektor lain seperti seperti ICT–ISAC yang sudah dulu ada di sektor telko (telekomunikasi)," papar Agung Nugraha, Plt Deputi Bidang Proteksi dan Deteksi BSSN sekaligus Ketua Panitia CIIP-ID Summit 2019, dalam keterangannya, Minggu (1/9).

Dalam kesempatan itu, ia berharap agar ditahun yang akan datang, kegiatan CIIP-ID bisa lebih meningkatkan partisipasi peserta di berbagai sektor industri, akademisi serta lembaga lembaga riset. Sehingga bisa lebih banyak mendapatkan masukan atau guideline dalam membuat sebuah kebijakan atau regulasi keamanan siber.


Baca juga: Polri Duga Keterlibatan Pihak Asing di Kerusuhan Papua


"Melihat antusias partisipan yang hadir, semoga ke depan peserta yang ikut berpartisipasi juga, bukan hanya dari sektor private atau industri saja. Namun juga keterlibatan akademisi pendidikan, komunitas IT dan siber, di mana didalamnya ada team riset atau institusi litbang. Saat ini institusi litbang yang ada justru dari Rumania mewakili negara luar," ujar Agung.

Dalam acara CISO Briefing yang dihadiri top level pelaku industri baik BUMN, swasta, dan pemerintah diselenggarakan pula acara penganugerahan Cyber Security Awareness Awards pada para peserta yang hadir dan terpilih. Penghargaan yang diberikan tahun ini hanya pada kategori awareness, dan ke depan diharapkan akan banyak kategori, sehingga makin memperbesar tingkat kepedulian dan efek partisipasinya.

"Tahun ini metode pemilihan masih berupa survei yang dilakukan dengan melihat cyber security maturatity level dan program Cyber Security Awareness yang telah dilakukan, dan ke depan akan banyak kategori dilakukan," ujar Eva Noor, CEO PT Xynexis International.

Adapun perusahaan yang mendapat penghargaan tersebut mewakili perusahaan BUMN yakni PT Telkom, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Perum Peruri, PT Antam, dan PT Pertamina.

Sedangkan yang mewakili perusahaan swasta ialah BCA, XL Axiata, dan Bank BTPN. Dan yang mewakili pemerintahan yakni Bank Indonesia, Dirjen Pajak, Kemenkes, Kemenkeu, dan Kemenhub.

Meskipun di industri saling berkompetisi namun masalah keamanan siber harus duduk bareng dan berkolaborasi dalam hal pembelajaran.

"Menyikapi persoalan perlindungan data tentu tidak bisa BSSN duduk sendiri, namun harus ada kerja sama dan kolaborasi dari para pelaku industri," ujar Yohanes Glen Dwipajana, Vice President ICT Security Management PT Telkomsel. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More