Senin 02 September 2019, 14:19 WIB

Besok, DKPP Siap Gelar Tiga Perkara Pemilu

Yoseph Pancawan | Nusantara
Besok, DKPP Siap Gelar Tiga Perkara Pemilu

MI/Yoseph Pancawan
DKPP Sumut siap periksa tiga perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggaraan Pemilu di Provinsi Sumatra Utara.

 

DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar sidang pemeriksaan atas tiga perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggaraan Pemilu di Provinsi Sumatra Utara. Menurut Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno sidang digelar selama dua hari berturut-turut, yakni pada hari ini Senin (2/9) dan Selasa (3/9).

"Ketiga perkara tersebut bernomor 247-PKE-DKPP/VIII/2019, kemudian nomor 225-PKE-DKPP/VIII/201 serta 248-PKE-DKPP/VIII/2019," kata Bernard dalam keterangan resmi, Senin (2/9).

Dia menjelaskan, dalam perkara pertama Muhammad Tohir Munte mengadukan Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Mereka yang diadukan antara lain Panggabean, Musmuliadi Siregar, Rizky Athia Arfa Hasibuan, Ongku Syah Harahap, Muhammad Nafsir Rambe, Herisal Lubis, Lidiyawati Harahap dan Yusran Harahap.

M Tohir Munte mengadu karena Bawaslu Paluta tidak memberikan salinan putusan kepada dia, terkait laporannya mengenai dugaan pelanggaran administratif Pemilu Nomor 006/LP/ADM/Kab/02.28/PL PP/V/2019. Pada perkara kedua, Caleg DPRD Provinsi Sumut dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bernomor urut 2, Suaizisiwa Duha, mengadukan Pilipus Famazokhi Sarumaha, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Selatan (Nisel). Pilipus diadukan karena diduga secara sengaja tidak memeroses laporan-laporan masyarakat dan peserta pemilu tentang dugaan pelanggaran pemilu sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Adapun perkara ketiga muncul dari Famoni Waruwu, Caleg DPRD Kabupaten Nias Barat. Dalam perkara ini empat advokat telah diberikan kuasa oleh Famoni untuk menangani aduannya. Mereka adalah Simponi Halawa, Faomasi Laia, Janstonny Rodyatur Purba dan Hatisama Waruwu Dalam perkara ini Famoni mengadukan Ketua dan Anggota Bawaslu Nias Barat, yakni Julianus Gulo, Efik Riang Namurti Gulo dan Hiskiel Daeli. Mereka yang diadukan diduga tidak profesional dan tidak mengindahkan prosedur penanganan laporan sesuai peraturan yang berlaku.

"Terkait dengan Penyelesaian Pelanggaran Administratif Pemilihan Umum yang menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi pengadu," sambung Bernad.

baca juga: Polisi Meringkus 93 Pengedar Narkoba

Sidang perkara pertama dan kedua digelar pada hari ini, sedangkan perkara ketiga akan disidangkan besok. Sidang tersebut bersifat terbuka sehingga masyarakat umum dan media dapat menyaksikannya secara langsung di Kantor KPU Sumut, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Medan. Angota DKPP bersama Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sumatera Utara memimpin jalannya persidangan. Sesuai dengan Pasal 31 ayat (1) dan (2) Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan DKPP
Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum.

"DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar," demikian Bernad.(OL-3)

 

Baca Juga

MI/MOAT ANGGA

Sikka Bangun 14 Ruang Isolasi Termasuk untuk Bayi Positif Korona

👤Gabriel Langga 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:15 WIB
Untuk mengantisipasi membludaknya pasien, sambung dia, Pemkab Sikka tengah membangun 14 ruangan isolasi di 14 puskesmas rekanan yang...
Mi/Martinus Solo

Tim Gabungan Gelar Patroli Malam di Laut Sorong

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:00 WIB
Patroli dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penyebaran pandemi covid-19 di Kota Sorong melalui laut oleh nelayan dan masyarakat yang...
MI/Djoko Sardjono

Terdampak Covid-19, Pekerja di Objek Wisata Klaten Dapat Bantuan

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:15 WIB
Para pekerja di lingkungan objek wisata yang terkena dampak pandemi Covid-19, seperti tukang parkir, pedagang, satpam, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya