Minggu 01 September 2019, 21:00 WIB

Warga Penajam Diminta segera Bersiap Diri

M Ilham Ramadhan Avisena | Politik dan Hukum
Warga Penajam Diminta segera Bersiap Diri

MI/PIUS ERLANGGA
Foto aerial kawasan Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (30/8/2019)

 

WAKIL Bupati Penajam Paser Utara, Hamdan mengaku akan menyiapkan segala sesuatunya terkait rencana kepindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan Timur. Salah satu hal yang akan ia siapkan adalah sumber daya manusia.

"Kami berharap masyarakat ini ke depan bisa memahami dulu arti penting dari pemindahan Ibu kota ini. Dan manfaat apa yang mereka bisa dapat dari dipilihnya wilayahnya jadi ibu kota negara," terang Hamdam.

Namun, yang dikhawatirkan oleh pihaknya ialah berkaca dari fenomena yang ada terkait dengan pemindahan pusat pemerintahan tersebut. Menurutnya, di mana ada pemajuan pembangunan, di situ pula warga lokal termarjinalkan.

Baca juga: Ibu Kota Baru Ditargetkan Rampung 5 Tahun

Pemerintah Kabupaten PPU, lanjut Hamdam, tidak menginginkan hal itu menimpa warga PPU. Salah satunya ialah dengan memberikan pemahaman melalui tokoh adat, agama, dan lembaga masyarakat.

Melalui tokoh-tokoh sentral di PPU itu, disampaikan pula bagaimana cara bertahan dan mengarahkan agar tidak kalap soal jual beli lahan.

"Masyarakat jangan buru-buru tergoda dengan rayuan para pemodal untuk menguasai lahan lahan yang selama ini kita kuasai. Kelebihan kita adalah kita punya wilayah. Ini insya Allah akan kita jadikan bargaining supaya kita sama-sama maju," tuturnya.

Selama ini, perputaran ekonomi masyarakat PPU ditopang oleh sektor pertanian, perkebunan dan nelayan. Hamdam berharap ke depan sektor jasa juga menjadi penopang perekonimian baru guna menyejahterakan warga PPU.

Lebih jauh, dikatakan oleh Hamdam, PPU dihuni oleh masyarakat heterogen namun minim konflik lantaran budaya toleransi yang baik. Hal itu menurutnya menjadi salah satu karakteristik penduduk ibu kota negara yang cocok.

"Masyarakat yang heterogen iklimnya sangat kondusif, hampir tidak pernah kita dengar permasalahan yang kita dengar berkaitan dengan suku. Masyarakat di sini sudah bisa hidup bergandeng tangan, masyarakat lokal, masyarakat pendatang, bisa sama-sama mengambil peran untuk membangun," ujarnya. (Mir/A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More