Sabtu 31 Agustus 2019, 14:12 WIB

PDIP Protes Minta KPU Ganti Caleg Terpilih

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
PDIP Protes Minta KPU Ganti Caleg Terpilih

MI/MOHAMAD IRFAN
Suasana rapat pleno KPU

 

DALAM rapat pleno penetapan calon terpilih, perwakilan PDI Perjuangan menyampaikan catatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Saksi PDIP Candra Irawan menyebut terdapat caleg PDIP yang meninggal dunia, mengundurkan diri, hingga dipecat.

"Di dapil Sumsel I satu orang meninggal. Kalbar I ada dua orang, orang satunya mundur, satu dipecat," ujar Candra di Gedung KPU RI, Menteng, Jakarta, Sabtu (31/8).

Candra mengatakan partainya memberikan suara yang didapat caleg yang mengundurkan diri kepada caleg lain.

Atas catatan tersebut, PDIP meminta KPU tidak menetapkan tiga anggota DPR terpilih dari PDIP.

Candra yang hadir dalam rapat Pleno tersebut mengatakan salah satu anggota DPR RI terpilih di Dapil Sumatra Selatan Nazarudin Kiemas meninggal dunia. Namun, KPU menetapkan Riezky Aprilia sebagai penggantinya.

Baca juga: KPU Sesalkan Pembakaran Gedung KPU di Papua

"Satu di dapil Sumsel 1 meninggal dunia. kemudian putusan MA kan memberikan suaranya kepada parpol. Kalau parpol partai kami memberikan ke nomor 6 atas nama Harun," kata Candra.

Kemudian, anggota DPR RI Dapil Kalimantan 1 terpilih atas nama Alexius Akim yang sudah dipecat oleh partai karena melanggar kode etik partai.

Namun, nama Alexius masih tercantum dalam daftar nama anggota DPR RI terpilih yang akan ditetapkan KPU.

"Satu lagi urutan ke nomor 2 itu mengundurkan diri. Sehingga 2 caleg kami minta tidak bisa ditetapkan," tutur Candra.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Arief Budiman meminta PDIP terlebih dulu melampirkan surat dan bukti pemecatan, pengundurah diri dan meninggal dunia.

Dia mengatakan, pihaknya akan terlebih dulu mengecek berkas tersebut sebelum menindak lanjuti.

"Kami minta dokumen-dokumennya diserahkan, selanjutnya kami akan terlebih dulu mengecek sebelum melakukan tindak lanjutnya," tandas Arief. (OL-2)

Baca Juga

Ilustrasi

Komnas HAM: Perpres Terorisme Tak Boleh Lampaui UU

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 19:33 WIB
"Perpres-kan turunan dari UU. Isinya tidak boleh melampaui UU yang memerintahkan adanya Perpres itu. Pelibatan militer harus dalam...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya