Sabtu 31 Agustus 2019, 11:12 WIB

Ibu Kota Pindah, NasDem Minta Pemprov Jakarta Tetap Fokus

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Ibu Kota Pindah, NasDem Minta Pemprov Jakarta Tetap Fokus

MI/ATET DWI PRAMADIA
Anggota DPRD DKI dari Partai NasDem Wibi Andrino

 

POLITIKUS Partai NasDem Wibi Andrino menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus tetap fokus membenahi permasalah meski tidak lagi menjadi ibu kota.

Anggota DPRD DKI itu menegaskan beberapa masalah akan tetap berada di Jakarta di antaranya urbanisasi, isu kriminalitas, polusi udara, dan transportasi.

"Jakarta itu kan sebenarnya isu-isu sosial, isu urbanisasi bagaimana Jakarta selalu menjadi tujuan dari pada seluruh warga negara di negeri ini untuk bisa mengadu nasib. Tentunya dengan hadirnya jumlah penduduk besar dari daerah penyangga juga datang ke Jakarta itu menimbulkan masalah. Terutama dari segi transportasi, polusi udara, segi masalah kriminalitas ini menjadi problem di Jakarta," kata Wibi di kantor Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Jumat (31/8).

Wibi pun tidak berharap masalah itu hilang begitu saja dengan pemindahan ibu kota. Sehingga Jakarta tetap harus fokus membenahi kesejahteraan masyarakatnya untuk mengurangi masalah-masalah tersebut.

Baca juga: PSI Tolak Rencana Anies Ubah Eks Gedung Pemerintahan Jadi RTH/RTB

"Saya yakin masalah di Jakarta bisa diselesaikan ketika kita berpikir terang apa poin-poin masalah di Jakarta harus duduk bersama," pungkasnya.

Satu hal yang pasti, menurut Wibi, pemindahan ibu kota akan berdampak positif terhadap pengurangan kepadatan di Jakarta.

Sebabnya, belasan ribu PNS pemerintah pusat serta keluarga hingga anggota DPR RI dan DPD RI akan bermarkas di calon ibu kota baru yakni Kalimantan Timur.

"Kalau ibu kota pindah ke Kalimantan Timur otomatis PNS di Jakarta juga ke Kalimantan. Kepadatan di Jakarta juga berkurang," imbuhnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More