Kamis 29 Agustus 2019, 19:55 WIB

Parpol Diimbau Tolak Kader Eks Koruptor

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Parpol Diimbau Tolak Kader Eks Koruptor

Ilustrasi
Korupsi

 

ADVOKAT Victor Santoso menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak bisa mencabut hak politik terhadap caleg atau kepala daerah berstatus eks koruptor. Oleh karena itu ia mendorong partai politik menolak caleg mantan koruptor yang mendaftarkan diri pada pemilu.

"Hal itu untuk membuktikan bahwa Parpol tersebut pro terhadap pemberantasan korupsi," kata Victor saat ditemui di Gedung MK, Jakarta, Kamis (29/8).

Ia juga mendorong masyarakat agar tidak memilih caleg atau kepala daerah eks koruptor. Victor menuturkan, masyarakat harus punya kesadaran untuk tidak memilih caleg yg merupakan mantan napi korupsi karena mereka telah mengkhianati daulat yang melalui suara dalam pemilu sebelumnya.

Baca juga: Pilkada tanpa Eks Koruptor

"Maka saat para napi koruptor itu mencalonkan diri kembali, saatnya masyarakat memberikan sanksi sosial untuk tidak memilihnya menjadi wakil rakyat," jelas advokat spesialis tata negara tersebut.

Hal inilah yang kemudian, katanya, menjadi tugas KPU untuk bisa menyebarkan informasi seluas-luasnya agar  masyarakat tahu bahwa di daerah pemilihan mereka ada caleg yang adalah mantan napi korupsi.

"Dengan cara ini, negara incasu KPU tidak harus melakukan pelanggaran HAM terhadap rakyatnya, namun tujuan agar parlemen bersih dari para mantan napi korupsi juga dapat terwujud," ujar Victor. (Ins/A-3)

Baca Juga

Dok MI

Penanganan Korona Butuh Tata Pemerintahan yang Baik

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Mei 2020, 22:53 WIB
"Tata kelola yang komperhensif membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Legislator Partai...
Antara

Terbukti Miliki Ekstasi, Dakwaan Lucinta Luna Ditambah

👤Antara 🕔Rabu 27 Mei 2020, 21:54 WIB
Lucinta Luna tidak mengakui kepemilikan dua butir ekstasi yang ditemukan di tong sampah...
kkpnews

Benih Lobster Senilai Rp6,73 Miliar Gagal Diselundupkan

👤Antara 🕔Rabu 27 Mei 2020, 21:49 WIB
Kelima pelaku penyelundupan sudah mulai beraksi sejak enam bulan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya