Kamis 29 Agustus 2019, 10:24 WIB

Festival Multietnik Siap Digelar di Istana Maimun

Yoseph Pancawan | Nusantara
Festival Multietnik Siap Digelar di Istana Maimun

Antara
Istana Maimun

 

UNTUK terus memperkenalkan kesenian, etnis dan kebudayaan Sumatra Utara, Pemkot Medan menggelar Festival Multi Etnis 2019 di Istana Maimun, Medan selama tiga hari yakni 30 Agustus sampai 1 September 2019. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan, OK Zulfi menuturkan pihaknya sudah melakukan persiapan penyelenggaraan Festival Multi Etnis 2019.

"Kegiatan ini  digelar sebagai upaya mendukung pengelolaan kekayaan budaya yang ada di Kota Medan. Selain itu, fetival ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu sarana edukasi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai kebudayaan sendiri," kata OK Zulfi, Kamis (29/8).

Pada festival nanti, pemkot akan menyuguhkan beragam seni dan budaya  selama ini telah memperkaya Medan. Di antaranya seni dan budaya dari daerah Tanah Karo, Dairi, Tapanuli Selatan, Melayu, Tapanuli Tengah, Nias, Asahan, Labuhan Batu Utara, Serdang Bedagai, Simalungun serta Toba. Kemudian Aceh, Minang, Jawa, Minahasa-Manado, India dan juga seni budaya dari jazirah Arab.

"Konsulat Jenderal Philipina juga berencana akan ikut menampilkan pertunjukan keseniannya," imbuh OK Zulfi.

baca juga: Kalsel Bangun Sejumlah Proyek Strategis

Selain pertunjukan seni dan budaya, arena festival juga akan dimeriahkan dengan deretan stand pameran UMKM dan bazar kuliner. Dan agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk memberikan dukungan. Istana Maimun merupakan salah satu tempat ikonik di Kota Medan yang
menyimpan catatan sejarah. Bangunan berwarna dominan kuning itu adalah istana Kesultanan Deli yang dibangun pada tahun 1888. Istana dibangun oleh Sultan Maimoen Al-Rasyid Perkasa Alamsyah yang menjadi raja Kesultanan Deli ke-9 (1879-1924). Pada masa itu perdagangan tembakau di Medan semakin maju dan kemakmuran Kesultanan Deli mencapai puncaknya. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More