Rabu 28 Agustus 2019, 20:43 WIB

Ratusan Kerangka Bocah Korban Persembahan Ditemukan di Peru

adiyanto | Internasional
Ratusan Kerangka Bocah Korban Persembahan Ditemukan di Peru

Foto/AFP
Salah satu kerangka anak-anak suku Chimu yang ditemukan di Peru

 

PARA arkeolog di Peru menemukan ratusan jenasah anak-anak yang diduga korban persembahan untuk dewa di era pra kebudayaan Chimu. Penemuan sebanyak 227 kerangka anak-anak ini merupakan yang terbesar sebagai bagian upacara persembahan.

Para arkelog telah menggali sejak tahun lalu di situs Huanchao, sebuah daerah dekat pantai yang ramai di kunjungi wisatawan di sebelah utara Lima, ibu kota Peru.

Para arkeolog pertama kali menemukan kerangka anak-anak ini pada Juni 2018 saat menggali di Lampa la Cruz, kota yang berdekatan dengan Huanchao. Saat itu mereka sedikitnya menemukan 26 kerangka bocah.

"Ini penemuan (di Huanchao) terbesar dimana anak-anak jadi korban untuk persembahan," kata Kepala Arkelog, Feren Castillo yang memimpin penggalian kepada AFP, Selasa (27/8) waktu setempat.

Anak-anak itu, kata, Castillo, dikorbankan untuk menghindari 'kemarahan dewa' yang menghadirkan cuaca buruk atau yang dalam isilah saat ini fenomena El Nino.

Menurut para arkeolog, jumlah anak-anak yang dikorbankan kini memungkinan bisa lebih banyak. "Begitu kita menggali di satu tempat, selalu ditemukan kerangka lainnya."

Dari kerangka yang ditemukan umumnya menghadap laut. Beberapa di antaranya, ditemukan masih memiliki kulit dan rambut.

Huanchaco sendiri merupakan situs dimana banyak ditemukan kerangka anak-anak yang dikorbankan dalam kebudayan Chimu yang mencapai puncak kejayaannya pada periode 1200 - 1400.  Wilayah kerajaannya yang disebut Chimor ini, meliputi Peru dan Ekuador. Namun, imperium mereka musnah pada 1475 setelah diserbu suku/bangsa Inca. (A-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More