Rabu 28 Agustus 2019, 07:10 WIB

Ini Cara Kenangan Terbentuk dan Menghilang

Rizky Noor Alam | Weekend
Ini Cara Kenangan Terbentuk dan Menghilang

123rf
Semakin tinggi neuron, semakin kuat ingatan kita.

Pernahkan Anda mengingat nama sahabat kecil Anda yang jarang ditemui bertahun-tahun, namun lupa nama seseorang yang Anda temui lima menit lalu? Para peneliti dari Caltech pun memiliki penjelasannya.

Seperti dikutip dari Science Daily, kuat atau lemahnya ingatan seseorang amat bergantung pada kerja neuron yang sinkron di dalam otak. Sinkronnya neuron dalam otak tersebut akan memberikan redundansi yang memungkinkan ingatan ini bertahan dari waktu ke waktu. Penelitian tersebut memiliki implikasi untuk memahami bagaimana memori seseorang amat terdampak setelah mengalami kerusakan otak, seperti stroke atau penyakit Alzheimer.

Penelitian yang dilakukan profesor riset biologi bernama Carlos Lois ini dipublikasikannya dalam jurnal Science pada 23 Agustus. Penelitian yang dipimpin Walter Ginzalez tersebut dilakukan dengan memeriksa aktivitas saraf tikus saat mereka mempelajari dan mengingat tempat baru. Dalam pengujian, seekor tikus ditempatkan di kandang putih yang lurus, yang panjang sekitar 5 kaki.

Sejumlah simbol terpasang, misalnya tanda plus tebal di dekat ujung paling kanan dan garis miring di dekat tengah dan air gula juga sudah disiapkan sebagai hadiah bagi sang tikus di ujung lintasan. Sementara tikus mengeksplorasi, para peneliti mengukur aktivitas neuron spesifik di hippocampus tikus (wilayah otak tempat memori baru terbentuk) yang dikenal untuk menyandikan tempat. Hasilnya, tikus tersebut mengenali keberadaannya melalui simbol unik.

Untuk mempelajari bagaimana ingatan memudar dari waktu ke waktu, para peneliti menahan tikus dari trek hingga 20 hari. Setelah kembali ke lintasan, tikus yang membentuk ingatan kuat dikodekan oleh jumlah neuron yang lebih tinggi mengingat tugas dengan cepat. Meskipun beberapa neuron menunjukkan aktivitas yang berbeda, memori tikus dapat dengan jelas mengidentifikasi ketika menganalisis aktivitas kelompok neuron yang besar. Dengan kata lain, menggunakan kelompok neuron memungkinkan otak untuk memiliki redundansi dan masih mengingat ingatan meskipun beberapa neuron terdiam atau rusak.

Ingatan sangat memengaruhi kehidupan kita sehari-hari. Hilangnya ingatan yang terjadi sebagai bagian dari penuaan normal dapat menjadi hambatan signifikan bagi orang lanjut usia. Selain itu, kehilangan ingatan yang disebabkan beberapa penyakit, terutama Alzheimer, memiliki konsekuensi yang menghancurkan yang dapat mengganggu rutinitas paling dasar termasuk mengenali kerabat atau mengingat jalan pulang.

Penelitian ini menunjukkan ingatan mungkin memudar lebih cepat seiring bertambahnya usia karena ingatan dikodekan oleh lebih sedikit neuron, dan jika salah satu dari neuron ini gagal, ingatannya hilang. Studi ini juga menunjukkan suatu hari, dapat merancang perawatan yang dapat meningkatkan jumlah neuron yang lebih tinggi untuk menyandikan memori sehingga dapat membantu mencegah hilangnya memori.

"Selama bertahun-tahun, orang-orang tahu semakin Anda mempraktikkan suatu tindakan, semakin besar peluang Anda untuk mengingatnya nanti. Hasil penelitian kami menunjukkan meningkatkan jumlah neuron yang menyandikan memori yang sama memungkinkan memori untuk bertahan lebih lama," jelas Lois (M-3)

Baca Juga

Antara

Ombudsman Dorong Pembenahan Rekrutmen Komisaris BUMN

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 02 Juli 2020, 23:03 WIB
Ia mengatakan, rangkap jabatan komisaris di BUMN dapat memperburuk tata kelola, kepercayaan publik, dan mengganggu pelayanan...
Unsplash

Alasan Psikologi Beberapa Orang Menolak Memakai Masker

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 02 Juli 2020, 21:20 WIB
Ketidakpastian pada akhirnya membuat beberapa orang memilih memegang kendali atas dirinya...
Instagram @thecrownnetflix

Musim Final The Crown, Putri Margaret Diperankan Lesley Manville

👤Fathurrozak 🕔Kamis 02 Juli 2020, 21:10 WIB
Pada dua seri awal, Putri Margaret diperankan Vanessa Kirby, sementara musim ketiga dan musim keempat diperankan Helena Bonham...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya