Selasa 27 Agustus 2019, 11:36 WIB

IHSG Berpotensi Menguat

Atalya Puspa | Ekonomi
IHSG Berpotensi Menguat

ANTARA/Reno Esnir
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 28,15 poin atau 0,45% ke level 6.242,71 pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (27/8).

Sejalan dengan itu, indeks saham LQ45 menguat 0,55% ke level 973,36 dengan seluruh indeks acuan berada di zona hijau.

Pada perdagangan hari ini, rupiah juga turut dibuka menguat di level 14.243 per dolar AS.

Analis Valbury Sekuritas Alfiansyah mengungkapkan, pada perdagangan hari ini IHSG diprediksi menguat meskipun masih dilingkupi sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.

"IHSG masih dilingkupi faktor-faktor negatif. Namun, sejalan dengan membaiknya bursa AS pada Senin membuka harapan bagi saham di BEI ini dengan indeks acuan IHSG berpotensi menguat pada hari ini," kata Alfiansyah dalam riset hariannya, Selasa (27/8).

Baca juga: OJK Dukung Literasi Keuangan untuk Ibu-Ibu Kader PKK

Dari luar negeri, perang dagang antara Tiongkok dan AS yang semakin sengit dan meningkat tajam, setelah kedua pihak menaikkan tarif lebih banyak pada masing-masing ekspor.

Sementara dari dalam negeri sendiri, laporan APBN menyatakan Defisit anggaran hingga akhir Juli 2019 tercatat Rp 183,7 triliun, atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp151 triliun. Defisit anggaran dikarenakan realisasi pendapatan negara lebih rendah dibandingkan dengan belanja negara.

Satu sisi, tren pendapatan negara melemah, terutama pada penerimaan perpajakan. Realisasi per akhir Juli 2019 atau pada tengah tahun ini belum mencapai 50%.

Penerimaan perpajakan hingga Juli mencapai Rp810,7 triliun atau hanya 48,6% dari APBN.

Pada perdagangan hari ini, Alfiansyah memprakirakan IHSG bergerak di level Support 6.166/6.117/6.084 dan Resistance 6.247/6.279/6.328. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More