Minggu 25 Agustus 2019, 23:30 WIB

Korut Kembangkan Senjata Baru

Media Indonesia | Internasional
Korut Kembangkan Senjata Baru

AFP/KCNA VIA KNS
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un (tengah), merayakan uji coba peluncuran rudal multipel superbesar di lokasi yang dirahasiakan di Korea Uta

 

MEDIA pemerintah Korea Utara KCNA kemarin melaporkan bahwa Kim Jong-un sekali lagi mengawasi penembakan uji coba senjata ‘yang baru dikembangkan’. Hal itu dinilai akan semakin memperumit upaya dimulainya kembali perundingan denuklirisasi.

Kim mengatakan sistem yang baru dikembangkan ialah ‘senjata yang hebat’. Ia menyatakan ‘penghargaan tinggi’ untuk para ilmuwan yang telah merancang dan membangunnya.

“Uji coba itu membuktikan bahwa semua spesifikasi taktis dan teknologi dari sistem dengan benar mencapai indeks yang telah ditentukan,” kata laporan KCNA.

Kim juga mengatakan negara itu perlu terus meningkatkan pengembangan senjata. “Untuk secara tegas menggagalkan ancaman militer yang terus meningkat dan tekanan ofensif terhadap pasukan musuh,” kata KCNA.

Kim dilaporkan telah mengamati setidaknya dua uji coba lain ‘senjata baru’ di bulan ini. Namun, sifat dan spesifikasi teknis dari senjata tersebut tetap menjadi misteri.

 

Bentuk protes

Peluncuran Sabtu kemarin ialah yang terbaru dari serangkaian peluncuran dalam beberapa pekan terakhir.

Hal ini merupakan bentuk protes Korut terhadap latihan militer gabungan AS-Korea Selatan, yang telah berakhir hampir seminggu yang lalu.

Uji coba Sabtu kemarin juga mendorong Gedung Biru Kepresidenan Korea Selatan untuk mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional (NSC).

“Anggota NSC setuju untuk melanjutkan upaya diplomatik dengan komunitas internasional. Kami ingin membawa Korea Utara kembali ke meja perundingan dengan AS untuk mencapai tujuan denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea,” kata pemerintah Korsel.

Namun, kemungkinan pembicara­an itu dalam waktu dekat tampaknya telah memudar. Setelah pekan lalu utusan khusus AS untuk Korea Utara, Stephen Biegun, mengatakan ‘siap terlibat’ dalam perundingan, pihak Korut justru ‘skeptis’ dengan negosiasi itu. (AFP/*/X-11)

Baca Juga

AFP/ANGELA WEISS

Virus Covid-19 Ubah Wajah New York

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 01 April 2020, 17:25 WIB
Ruma sakit darurat disiapkan di Central Park New York dan di wisma turnamen tenis AS karena jumlah kematian di As sudah melewati...
Antara/Aswaddy Hamid

Malaysia Lockdown, WNI Buruh Harian Paling Terdampak

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Rabu 01 April 2020, 17:19 WIB
Setelah Malaysia memberlakukan lockdown, WNI yang bekerja sebagai buruh harian dinilai paling...
AFP

Kasus Virus Korona Tanpa Gejala Bermunculan di Tiongkok

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 01 April 2020, 16:37 WIB
Tiongkok, pada Rabu (1/4), mengatakan memiliki lebih dari 1.300 kasus virus korona tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya