Minggu 25 Agustus 2019, 17:35 WIB

Peserta CFD Jakarta Hirup Udara Tak Sehat

Siti Yona Hukmana | Megapolitan
Peserta CFD Jakarta Hirup Udara Tak Sehat

MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
Suasana car free day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu, 25 Agustus 2019.

 

HARI bebas kendaraan bemotor (HBKB) di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Minggu, 25 Agustus 2019 pukul 06.00 hingga 11.00 WIB dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan menghirup udara segar. Nyatanya polusi udara Jakarta masih tinggi.
 
Berdasarkan data Airvisual.com pada pukul 09.24 WIB, Jakarta menempati ranking tiga kota terpolusi di dunia. Ukuran udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 154.
 
"Airvisual menyatakan kategori udara itu tidak sehat bagi sejumlah kelompok," demikian pernyataan Airvisual, Minggu, 25 Agustus 2019.

Airvisual mencatat Kuwait City sebagai kota pertama polusi terparah berada di angka 210. Posisi dua ditempati Kabul, Afganistan, di angka 168 dan posisi empat diduduki Lahore, Pakistan, di angka 145.
 
Airvisual mencatat wilayah paling parah terpapar polusi di Jakarta yakni Pegadungan sebesar 171, Pejaten Barat sebesar 166, Rawamangun sebesar 155, dan Mangga Dua Selatan sebesar 154.

"Di kawasan Jakarta Pusat ukuran udaranya 129," demikian tercatat di Airvisual.com.

Sejumlah kawasan yang melaksanakan HBKB atau Car Free Day (CFD) yakni Perempatan Pejaten Village Jakarta Selatan, Bundaran HI Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada Jakarta Barat, dan Jalan Danau Sunter Agung di Jakarta Utara. Kemudian di Jalan Pemuda Simpang Arion. Terakhir di Jalan Suryo Pranoto kawasan Harmoni hingga RSUD Tarakan.(OL/Medcom.id)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More