Minggu 25 Agustus 2019, 09:02 WIB

Butet Ingin Hendra Samai Rekor Empat Kali Juara Dunia

Agus Tri Wibowo | Olahraga
Butet Ingin Hendra Samai Rekor Empat Kali Juara Dunia

MI/Rommy Pujianto
Mantan pemain ganda campuran Liliyana Natsir.

MANTAN pemain ganda campuran Liliyana Natsir memuji keberhasilan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menembus laga final Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss, Sabtu (24/8) malam waktu setempat.

Butet, sapaan Liliyana Natsir berharap Hendra/Ahsan menjadi juara sehingga Hendra menyamai prestasinya dengan menjadi juara dunia empat kali.

"Saya salut dengan Hendra/Ahsan yang bisa comeback dan kembali ke persaingan dunia. Mereka kini menjadi satu-satunya harapan memenangi gelar di kejuaraan dunia. Mudah-mudahan menang di final dan Hendra menyamai prestasi saya dengan menjadi juara dunia empat kali," jelas Butet di sela-sela ikut serta pada ajang lomba lari Tiket.com Kudus Relay Marathon (TKRM) 2019 di Alun-Alun Simpang Tujuh, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (25/8) pagi.

Hendra/Ahsan menembus laga final setelah memenangi perang saudara melawan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan tiga gim 21-16, 15-21, 21-10. Di laga final hari ini yang bertepatan dengan hari jadi Hendra yang ke-35 tahun, pasangan dengan julukan the Daddies itu bakal berjibaku menghadapi Takuro Hoki/Yugo Kobayshi (Jepang) yang mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok) di semifinal dengan skor 21-19, 21-12.

Hendra sebelumnya sudah menjadi kampiun dunia saat berpasangan dengan Markis Kido pada 2007. Kemudian merebut emas paa 2013 dan 2015 bersama Ahsan, pasangan saat ini.

Adapun Butet meraih empat medali emas kejuaraan dunia juga dengan pasangan yang berbeda. Butet memenangi gelar pada 2005 dan 2007 saat berpasangan dengan Nova Widianto. Kemudian dua gelar lagi diraih perempuan kelahiran Manado itu ketika berpasangan dengan Tontowi Ahmad pada 2013 dan 2017. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More