Minggu 25 Agustus 2019, 05:00 WIB

Kudus Relay Marathon semakin Diminati Pelari

(Agt/R-3) | Olahraga
Kudus Relay Marathon semakin Diminati Pelari

MI/Gelaran lari marathon bertajuk tiket.com Kudus Relay Marathon 2018 di Kudus, Jawa Tengah (21/10)
Gelaran lari marathon bertajuk tiket.com Kudus Relay Marathon 2018 di Kudus, Jawa Tengah (21/10)

KOTA Kudus, Jawa Tengah, yang identik dengan bulu tangkis, pagi ini bakal riuh dengan gelaran Tiket.com Kudus Relay Marathon 2019 (TKRM). Perhelatan olahraga bergengsi berformat sport tourism untuk mendongkrak sisi pariwisata dan ekonomi kreatif warga sekitar itu bakal dijejali 6.000 peserta dari seluruh penjuru Indonesia.

Lomba lari itu mengambil start dan finis di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus atau tepat di depan pendapa Kabupaten Kudus. Lima ka-tegori dilombakan, yaitu relay maraton, half maraton, 10K, 5K, serta kids fun run untuk anak-anak. Untuk relay marathon disebutkan diikuti 400 pelari. Di nomor itu setiap tim terdiri atas empat orang dan setiap individu bakal menempuh jarak 10 kilometer lebih. Diharapkan setiap tim bisa menyelesaikan lomba tidak lebih dari 6 jam atau setiap pelari menyelesaikan dengan 90 menit. Penyelenggara bakal memilih satu tim terbaik untuk dikirim ke lomba maraton di Singapura.

Soal jumlah peserta, Chief People Officer Tiket.com Dudi Arisandi, kemarin, mengatakan sebenarnya ada peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 5.500 pelari. Itu menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada penyelenggaraan TKRM yang memasuki tahun kedua.

Dudi mengungkapkan pula, TKRM kali ini juga dimeriahkan keikutsertaan para le-genda bulu tangkis Indonesia. Nama-nama seperti Liem Swie King, Hastomo Arbi, Christian Hadinata, Lius Pongoh, Edy Hartono, Denny Kantono, Kartono, serta Ivana Lie akan ikut memeriahkan. "Liliyana Nastir yang baru saja pensiun juga bakal ikut berlari di nomor 5K," jelas Dudi.

Liem Swie King sebagai putra daerah sangat senang dengan digelarnya TKRM yang kian mengenalkan Kota Kudus. "Saya harap kegiatan yang bermanfaat ini terus berlanjut," jelas pemain yang di masa keemasannya dikenal dengan 'King smash'-nya itu.

Butet, sapaan Liliyana, juga menyatakan mendukung pe-nuh TKRM.

"Ini kegiatan yang mengenalkan Kota Kudus. Selain bulu tangkis, Kudus punya budaya dan kuliner yang layak dikenal," jelasnya. (Agt/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More