Sabtu 24 Agustus 2019, 22:35 WIB

Tingkatkan Mutu Dosen, STP Trisakti Undang Praktisi Perhotelan

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Tingkatkan Mutu Dosen, STP Trisakti Undang Praktisi Perhotelan

Ist
Tingkatkan Mutu Dosen, STP Trisakti Undang Praktisi Perhotelan

 

MENGHADAPI era revolusi industri 4.0 yang penuh tantangan dan perubahan cepat, pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) perguruan tinggi mesti ditingkatkan. Untuk itu, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti mengundang praktisi perhotelan dari manajemen hotel besar di Tanah Air.

"Kami ingin memberi pembekalan dan pemahaman para dosen perhotelan kami tentang operasional dan pengelolan hotel dewasa ini yang mengalami banyak perubahan cepat akibat kemajuan teknologi revolusi industri 4.0," kata Kepala STP Trisakti, Fetty Asmaniaty, pada acara bertajuk 'Sit in, Review Curriculum and Experience Hotel Program' di Jakarta, Sabtu (24/8).

Menurut Fetty, kegiatan yang digelar STP Trisakti sejalan dengan program pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam revitalisasi pendidikan vokasi yang tengah digalakkan.

"Di antara target revitalisasi vokasi, terjalinnya kolaborasi antara akademisi dan kalangan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Nah, kehadiran mereka para general manager hotel yang berpengalaman mengelola hotel puluhan tahun akan memberikan pengetahuan penting bagi dosen-dosen perhotelan STP Trisakti," ungkap Fetty.

Terlebih lagi, lanjut dia, para dosen saat ini menghadapi mahasiswa yang merupakan generasi milenial yang aktif dan memerlukan keterampilan tambahan para dosen membimbing mereka.

Kepala Departemen Perhotelan STP Trisakti, Agus Riyadi, menambahkan, program kegiatan ini menjadi penyegaran bagi 34 dosen yang hadir.


Baca juga: Badan Riset dan Inovasi Nasional Untuk Ciptakan Ekosistem Riset


"Paparan pengalaman para praktisi dan manajemen perhotelan dalam forum ini akan menjadi masukan penting bagi kami untuk memperbarui kurikulum perhotelan yang kekinian bagi dosen kami," kata Agus.

Triana Rosalina Dewi, dosen Manajemen SDM STP Trisakti, mengakui paparan pengalaman praktisi perhotelan memberi dirinya pengetahuan praktis terbaru dalam mengelola hotel.

"Saya mendapat wawasan pengetahuan dan pengalaman dalam memberikan materi bagi mahasiswa milenial kita yang cenderung lebih kritis dan agak individualis," cetusnya.

Hengky Tambayong, General Manager Hotel Harris Vertu Jakarta, mengatakan, selain kemampuan akademik, soft skill dosen juga mahasiswa amat diperlukan dalam mengelola bidang perhotelan.

"Soft skill amat dibutuhkan misalnya dalam menghadapi tekanan-tekanan dalam pekerjaan sesama rekan sejawat juga pimpinan hotel," cetusnya.

Senada, Heru Wibowo, GM Hotel Mercure Jakarta Simatupang, mengutarakan kemampuan soft skill amat penting misalnya kemampuan menempatkan diri, kemampuan berkomunikasi, serta berkolaborasi. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More