Minggu 25 Agustus 2019, 02:00 WIB

Raihaanun Skenario Jadi Faktor Utama

Fathurrazak | Weekend
Raihaanun Skenario Jadi Faktor Utama

MI/Tosiani
Siti Hafar Raihaanun Nabila): Artis Raihaanun Pemeran May di film 27 Steps of May

Baginya, faktor utamanya yang memantapkan hatinya untuk terlibat dalam suatu produksi film layar lebar ialah seberapa kuatnya skenario yang ditawarkan.

SITI Hafar Raihaanun Nabila atau lebih dikenal dengan Raihaanun, 31, kembali dengan film terbarunya Twivortiare dan beradu peran dengan aktor Reza Rahadian. Peraih piala citra FFI 2016 sebagai pemeran pembantu terbaik ini memang dikenal begitu sangat hati-hati dalam memilih peran yang dimainkan dalam suatu film.

Menurut Rai, selain memang jodoh-jodohan dengan pembuat film, ia punya faktor utama untuk mempertimbangkan keterlibatannya bermain di layar lebar. "Skenario paling utama, itu seperti kitabnya kalau di film," ungkap istri dari sutradara Teddy Soeriaatmadja itu saat berkunjung ke redaksi Media Indonesia, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Kamis, (15/8).

Ada beberapa hal yang menjadi dasar pertimbangannya dalam sebuah skenario. Paling utama ialah konflik apa yang ditawarkan. Lalu, adegan seperti apa yang harus dilakukannya, mengingat ia juga seorang istri dan ibu bagi anaknya. Selain karakter dan konflik yang menarik, kejelasan pengembangan struktur cerita juga menjadi unsur penting yang ditelaahnya.

Dalam Twivortiare aktris kelahiran Jakarta, 7 Juni 1988, itu akan memerankan tokoh Alexandra Rhea, perempuan yang berkarier sebagai bankir. Salah satu alasan ketertarikannya untuk bergabung juga ialah karena karakter yang ditawarkan menurutnya berbeda dan belum pernah ia perankan.

Menurut Raihaanun, baik bermain film yang berangkat dari naskah asli maupun adaptasi dari novel menurutnya sama saja. Selama skenarionya bagus, tentu itu yang menjadi pertimbangan. Naskah asli maupun adaptasi bukanlah tolok ukur untuk terlibat. "Selama ceritanya bagus, dua-duanya enggak masalah," imbuh perempuan berdarah Bugis-Minangkabau ini.

Kru yang terlibat sebenarnya juga menjadi pertimbangan lain saat akan memutuskan untuk bergabung dalam proyek film. Bagi Rai, perlu adanya kepercayaan terhadap semua kru. Bahkan, faktor itu berperan besar.

"Keputusan itu mungkin 90% penentuannya karena enggak akan kerja sehari-dua hari. Perlu kepercayaan," sahutnya.

Dapat pujian

Twivortiare merupakan film yang diangkat dari novel karya Ika Natassa. Film yang diproduseri Manoj Punjabi ini pun mempertemukannya untuk pertama kalinya satu layar dengan aktor Reza Rahadian.

Ia mengungkapkan sudah lama memiliki keinginan untuk bermain dengan pemeran Ahmad dalam film garapan Teddy Soeriaatmadja, Something in the Way (2013) ini.

"Saya mau kerja sama Reza memang sudah lama. Pertama tergugah itu ketika dia bermain di Habibie Ainun (2012). Aku mau main sama dia. Kesempatan belum mempertemukan, dan di film Twivortiare kami berperan sebagai sepasang suami-istri, yang kalau enggak benar-benar untuk kita menginterpretasikan karakternya, enggak akan terjadi seperti yang nanti dilihat di film," bebernya.

Rai pun mendapat pujian dari Reza, yang menurutnya, Raihaanun merupakan aktris cerdas, dan industri perfilman Indonesia butuh lebih banyak lagi aktris seperti Raihaanun yang memiliki etos kerja serta kecerdasan dalam berperan.

Pujian itu dilontarkan lantaran Reza merasakan sendiri saat bekerja sama dengan Rai. Bahkan, Reza mengaku meminta produser untuk melibatkan pemeran May dalam 27 Steps of May (2018) ini. (H-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More