Sabtu 24 Agustus 2019, 18:30 WIB

SNI ISO 26000 Jadi Acuan Penilaian ISDA 2019

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
SNI ISO 26000 Jadi Acuan Penilaian ISDA 2019

Dok. CFCD
Rapat pleno penyelenggaraan Indonesia SDGs Award 2019

 

JELANG malam anugerah Indonesia SDGs Award (ISDA) 2019 yang akan digelar pada 6 September mendatang, Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar rapat pleno selama dua hari di Mercure Convention Center Ancol Jakarta.

Rapat yang dilangsungkan bersama dengan sejumlah stakeholder dari berbagai kementerian terkait itu berisikan agenda menilai 153 program CSR yang diajukan oleh 61 perusahaan dengan orientasi bisnis yang berbeda.

Menurut salah satu peserta rapat pleno yang juga sebagai Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya, SDG's Award 2019 mengalami perbaikan baik dari kepanitiaan maupun penjurian yang banyak melibatkan stakeholder terkait.

Kehadiran BSN dalam rapat pleno tegas Bambang Prasetya dimaksudkan agar penilaian berbagai program CSR yang diajukan oleh puluhan perusahaan dapat kompatibel dengan berbagai standar-standar persyaratan lainnya yang berpedoman pada SNI ISO 26000.

"Dengan mengacu pada SNI ISO 26000, maka mutu atau kualitas penilaian dari pelaksanaan ISDA 2019 otomatis meningkat dan tidak kalah kualitas bahkan sama dengan standar penilaian yang dilakukan oleh berbagai negara termasuk negara maju," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya.

Bambang memjelaskan, dengan berbasis kepada SNI ISO 26000, menjadi petunju mengembangkan CSR dengan standar internasional, maka kompetisi ISDA 2019 yang digelar akan semakin menghasilkan pemenang yang kian berbobot.

 

Baca Juga:  Badan Riset dan Inovasi Nasional Untuk Ciptakan Ekosistem Riset

 

"Para juri yang mewakili dari unsur pemerintah, korporasi dari berbagai sektor usaha serta asosiasi yang telah memiliki jam terbang yang luar biasa, akan semakin menambah bobot penilaian bagi perusahaan yang memang layak memperoleh award," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya rapat pleno penilaian program CSR yang diusulkan oleh perusahaan/instansi anggota CFCD untuk memperoleh penghargaan dalam ajang Indonesia SDG's Award (ISDA) 2019 diikuti oleh tim penilai ISDA 2019 yang terdiri dari Thendri Supriatno, Iskandar Sembiring, Suwandi, Suharman Noerman, Prof. Hardinsyah, Endang Kurniawan, Emman Sugiyanto, Bambang Priatmoni, Sarwat Fardaniyah, Yusreini Sabrie, Prof. Asnath M. Fuah, Juniati Gunawan, Erniningsih Haryadi serta Sitti Faoziah.

Adapun susunan tim verifikator ISDA 2019 itu sendiri terdiri dari Akmal Aziz, Nana Sutrisno, Jajang Saepul Malik, Firman Ramansyah, Darwan Kusnadi, Peggy Arnolia, Reni Sri Ambarwati serta Putri Eka Enova.

Rapat pleno penilaian Indonesian SDGs Award (ISDA) 2019 yang digelar di Mercure convention center Ancol pada 23-24 Agustus 2019 turut dihadiri oleh Ketua penyelenggara kegiatan ISDA 2019 Nurul Iman, Ketua umum CFCD Sudarmanto, Kepala BSN Bambang Prasetya, Kepala sekretariat nasional SDGs Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti, asisten deputi dari kemenko PMK IMustikorini Indrijatiningrum serta sejumlah perwakilan dari kementerian terkait  (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More