Sabtu 24 Agustus 2019, 16:37 WIB

Smelter PT Freeport Mulai Produksi Tahun 2023

Usman Kansong | Ekonomi
Smelter PT Freeport Mulai Produksi Tahun 2023

MI/Usman Kansong
Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas

 

PT Freeport Indonesia berkomitmen membangun smelter. Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan smelter akan berproduksi mulai tahun 2023. Hal itu disampaikan saat meninjau lokasi pembangunan smelter di Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE, Gresik, Jawa Timur.

"Smelter akan berproduksi 2023," kata Tony Wenas, Sabtu (24/8).

Smelter menggunakan bahan baku konsentrat tembaga dari Freeport di Timika, Papua. Pembangunan smelter merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam UU Minerba.

Smelter dibangun di lahan seluas 100 hektare di kawasan indistri JIIPE dengan total biaya mencapai US$3 miliar. Sekarang, pembangunan smelter mencapai tahap pematangan lahan. Smelter akan menghasilkan katoda tembaga.

“Jika sudah berproduksi, smelter menghasilkan sekitar 550.000 ton katoda tembaga per tahun. Ini menjadi smelter terbesar di dunia dan bisa mengguncang pasar katoda tembaga dunia,” tuturnya.

Baca juga: Freeport telah Sewa Lahan Smelter 5 Tahun

PT Freeport juga memiliki saham di PT Smelting di kawasan Petrokimia Gresik, Jawa Timur. PT Smelting menghasilkan 300.000 ton katoda tembaga.

Dengan tambahan produksi dari smelter PT Freeport, kelak ketersediaan katoda tembaga untuk perusahaan kabel listrik atau perlengkapan elektronik.

“Kita berharap ketersediaan katoda tembaga menggairahkan tumbuhnya industri hilir,” tuturnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More