Sabtu 24 Agustus 2019, 12:02 WIB

Seorang Ibu Rumah Tangga Bakar Diri di Tasikmalaya

Kristiadi | Nusantara
Seorang Ibu Rumah Tangga Bakar Diri di Tasikmalaya

Medcom
Ilustrasi upaya bunuh diri dengan membakar diri.

 

SEORANG ibu rumah tangga dengan inisial ER, 30, warga Perum Sukasindang, RT 01/8 Kelurahan Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Tasik Medikal Centre (TMC) akibat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar tubuhnya menggunakan bensin.

Percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang ibu rumah tangga tersebut, terjadi pada Kamis (22/8) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Korban telah menyiramkan bensin yang telah dibelinya ke badannya dan api sempat membakar dirinya.

Namun saat api telah melalap sebagian tubuh korban, tiga orang mengetahui dan berusaha memberi pertolongan.   

Kapolsek Tamansari Kompol Agus Maulani mengatakan, pihaknya membenarkan adanya percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang ibu rumah tangga ER.

Beruntung aksi bunuh diri tersebut diketahui para tetangga korban. Sebelum api menjalar ke seluruh tubuh korban, para tetangga berhasil memadamkan api.

"Ketiga saksi memberikan pertolongan dengan memakai lap basah untuk memadamkan api, sesaat setelah api padam korban mengakui dirinya membakar diri sendiri menggunakan bensin gegara suaminya telah menikah lagi. Atas kejadian itu, tetangga korban membawa ke RS TMC karena kondisi tubuhnya terbakar mencapai 85%," ujar Agus di Tasikmalaya, Jumat (23/8).

Menurut Agus, atas kejadian percobaan bunuh diri tersebut anggotanya sudah mengamankan barang bukti berupa dua kompan bensin berisi 5 liter.

Untuk menyelidiki latar belakang aksi percobaan bunuh diri, pihak kepolisian memanggil suami korban dan tiga saksi yang melihat kejadian tersebut.

"Kami sudah mengumpulkan keterangan dari para saksi mata yang telah melihat kejadian tersebut," kata Agus. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More