Sabtu 24 Agustus 2019, 10:10 WIB

Kivlan masih Berharap pada Praperadilan

Medcom/P-2 | Politik dan Hukum
Kivlan masih Berharap pada Praperadilan

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Tersangka seusai menjalani pemeriksaan perdana dalam kasus dugaan makar di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Kivlan Zen

 

GUGATAN praperadilan tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen berpotensi gugur. Polda Metro Jaya sudah menyerahkan berkas perkara Kivlan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

"Kalau sudah dilimpahkan tapi belum disidangkan belum gugur, kalau sudah disidangkan di sana (Kejari Jakpus), ini gugur putusannya," kata kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta, di PN Jakarta Selatan, kemarin.

Tonin yakin masih ada kesempatan kliennya menjalankan sidang praperadilan. Makanya, kubu Kivlan tidak mengajukan saksi untuk pembuktian di praperadilan.

"Jadi, misal Senin baca gugatan, kami minta Selasa jawaban. Kami harapkan Rabu sudah kesimpulan. Kami harus berani membuat terobosan hukum," tutur Tonin.

Tonin menambahkan, hakim PN Jakarta Pusat tengah sibuk mengurus ratusan perkara tersangka kerusuhan di depan gedung Badan Pengawas Pemilu pada 21-22 Mei 2019. Dia yakin, sidang kliennya masih lama.

"Hakim (Kejari Jakarta Pusat) cuma delapan, tim enggak akan mampu terkejar," ujar Tonin.

Ada empat hal yang digugat Kivlan. Dia menggugat penetapan tersangka, penahanan, penyitaan, dan penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya.

Tonin mengklaim gugurnya praperadilan pertama lantaran hakim tidak fokus dengan permohonan yang diajukan.

"Sidang sebelumnya kami tidak rinci, digabung. Ternyata membuat hakim tunggal bingung memilah, dan saksi yang kami hadirkan juga bingung mana yang penetapan tersangka, mana penahanan, dan seterusnya," ungkap Tonin.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah merampungkan berkas perkara Kivlan, pada Kamis (22/8). Penyidik pun telah menyerahkan barang bukti dan tersangka ke Kejari Jakarta Pusat.

Kivlan ditetapkan sebagai tersangka seusai menjalani pemeriksaan perdana dalam kasus dugaan makar di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Rabu (29/5) . Nama Kivlan terseret kasus kepemilikan senjata api ilegal seusai enam tersangka yang masih berkaitan dengan kasus dugaan makar ditangkap. Keenamnya, IK alias HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. (Medcom/P-2)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Satgas Lawan Covid-19 DPR Tinjau Posko Masak Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 20:55 WIB
Satgas Lawan Covid-19 DPR RI beserta rombongan juga berkesempatan makan siang di Posko Masak, menunya pun sama dengan yang akan...
DOK DPR RI

Meutya: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Tangan Sipil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 19:25 WIB
Menurut Meutya Hafid, posisi TNI dalam hal penerapan tatanan normal baru hanyalah membantu pemerintah, khususnya pemerintah daerah dan...
Antara/Fransisco Carrolio Hutama Gani

Istana Tegaskan Terapkan New Normal Secara Hati-Hati

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 17:05 WIB
.Sebelum memasuki kenormalan baru, tahapan transisi dengan pembukaan sebagian aktivitas publik dan ekonomi diterapkan secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya