Jumat 23 Agustus 2019, 20:45 WIB

Santripreneur Lintas Agama Jadi Ajang Kompetisi Produk Unggul

mediaindonesia.com | Humaniora
Santripreneur Lintas Agama Jadi Ajang Kompetisi Produk Unggul

Istimewa/Kemenpora
Salah satu peserta kompetisi bisnis pada Santripreneur Lintas  Agama 2019 di Bali.

 

ACARA Santripreneur Lintas  Agama 2019 yang digelar di Bali dan dibuka langsung oleh Menteri  Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi telah memasuki hari ketiga. Bersamaan dengan kegiatan tersebut digelar dalam ajang Business Competition.

Dalam ajang Business Competition yang bersamaan Santripreneur Lintas  Agama 2019, lebih dari 600 peserta pemuda dari lintas agama dari seluruh Indonesia diseleksi. Para peserta akan mengajukan karya terbaik mereka di bidang aplikasi, bisnis kuliner, fesyen, furnitur, dan lainnya.

Peserta yang dinyatakan lolos akan diberi kesempatan untuk menyampaikan karya dan gagasannya.  Panitia seleksi akan menilai bahwa karya atau produk dari peserta karya asli dan memiliki nilai inovatif serta berguna bagi masyarakat Indonesia maupun internasional. Tidak hanya itu, peserta mampu membangun ide dan gagasan  produk  yang menghasilkan mutu menuju  Indonesia yang unggul.

Ketua Pelaksana Santripreneur Lintas  Agama 2019, Andi Fajar Asti, menyampaikan Santripreneur Lintas  agama ini menjadi  wadah kreativitas seluruh anak muda Indonesia yang sedang berjuang  dalam dunia  bisnis dan ingin membuka  bisnis.

"Dalam kesempatan ini akan menghasilkan  jutawan  pengusaha  muda  indonesia  yang mampu menggerakkan roda prekonomian Indonesia," kata Andi Fajar. 

"Dengan model  forum  bisnis  ini, bukan hanya menjadi wadah kompetisi semata, tapi sebagai  wadah untuk  berkolaborasi. Membangun jejaring seluas  luasnya, berinovasi menemukan  temuan baru dalam dunia bisnis, untuk memasuki  dunia milenial era industri 4.0," papar Andi Fajar. 

Pada akhir acara Santripreneur Lintas  Agama 2019, Jumat (23/8),  perwakilan peserta menyerahkan secara simbolis  produk dan hasil karya mereka kepada ketua pelaksana. Dua peserta yang mewakili ditunjuk yakni peserta dari Malang dengan produk gol dan peserta dari Bali dengan produknya Sari Ayu.

 "Ini acara yang sangat luar biasa karena kalian berkumpul di sini sebagai santripreneur untuk memastikan bahwa masa depan itu milik kita," ucap Menpora Imam Nahrawi saat membuka Santripreneur Lintas  Agama 2019 pada Rabu (21/8). 

"Sebagai santripreneur, kalian harus berinovasi, berkreativitas dan harus melakukan terobosan-terobosan baru sehingga pada saatnya nanti Indonesia akan mewarnai pasar ekonomi dunia," tambah Menpora. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More