Sabtu 24 Agustus 2019, 14:55 WIB

Adegan Kejut Tak Terduga ala 47 Meters Down: Uncaged

Abdillah Marzuqi | Weekend
Adegan Kejut Tak Terduga ala 47 Meters Down: Uncaged

IMDB
Salah satu adegan dalam film 47 Meters Down Uncaged

Keganasan hiu mungkin sudah lumrah jika ditampilkan di lautan lepas. Kali ini, sensasi lain bakal muncul dari latar film yang hanya bermain dengan ruang gelap, berlabirin, sempit, dan mencekam. Bukan senormalnya hiu, melainkan predator yang sudah beradaptasi dengan kondisi gelap perut bumi.

Begitulah ketegangan empat gadis muda yang bertahan hidup dari keganasan hiu, menjadi suguhan utama 47 Meters Down Uncaged. Film itu merupakan sekuel film 47 Meters Down, meski tak berkaitan. Kali ini, 47 Meters Down Uncaged diproduksi Entertaiment Studios, setelah sebelumnya digarap Dimension Films.

Film 47 Meters Down Uncaged menceritakan tentang Mia (Sophie Nelisse) dan Sasha (Corinne Fox), teman satu sekolah yang juga saudara tiri yang tidak akur. Mia kerap dirundung di sekolahnya. Sedangkan Sasha bersikap cuek, Ia enggan mengakui Mia sebagai saudara.

Ayah Mia, Grant (John Corbett), mengatur liburan untuk putrinya dan Sasha. Tujuannya untuk mengakrabkan mereka berdua. Dengan sedikit paksaan, Sasha pun mau meski awalnya menolak.

Saat liburan, Sasha mengajak Mia kabur bersama dua sahabatnya, Nicole (Sistine Stallone) dan Alexa (Brianne Tju) untuk menyelam di situs goa bawah laut yang tak banyak diketahui orang. Awalnya semua terasa menyenangkan, sampai mereka diteror hiu raksasa di sana.

Film ini mungkin ajak menjemukan di awal, sangat terasa adegan yang biasa-biasa saja. Bahkan boleh jadi menumbulkan pertanyaan yang sedikit meremehkan. Olah visual juga masih belum bisa menyelaraskan suasana tonton.

Kejutan mulai muncul ketika sudah masuk dalam babak utama, ketika Mia dan Sasha bersama dua temannya mulai masuk dalam gua yang penuh air dengan peralatan selam. Bersiaplah tegang selama durasi pemutaran.

Dari segi cerita, tidak ada tawaran baru dalam film yang ditulis Ernest Riera dan Johannes Roberts. Meski demikian alur pengadeganan menjadi fokus tersendiri. Kepiawaian Johannes Roberts, yang juga didapuk sebagai sutradara, mampu menyajikan adegan dengan runtutan yang tidak mudah tertebak. Siapa yang mati dan siapa yang selamat?

Plot cerita yang biasa saja, mungkin bisa membuat jemu. Namun setidaknya, 89 menit durasi akan terasa cepat berlalu dengan penempatan kejutan yang tak mudah ditebak. Kemunculan hiu secara tiba-tiba, ketegangan, ataupun kejutan lain menjadi hal yang sangat dominan. Itulah yang membuat film ini hampir dipenuhi teriakan kaget dan begidik dari para penonton. (M-2)

Baca Juga

Dok. Everyday is a Lullaby

Everyday is a Lullaby Tayang Perdana di Busan

👤Fathurrozak 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 21:06 WIB
Film karya Putrama Tuta itu jadi satu-satunya perwakilan Indonesia di ajang BIFF...
Unsplash/ Harshal S Hirve

Ini Cara Masak yang Tidak Merusak Antioksidan Jamur

👤Galih Agus Saputra 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 15:45 WIB
Memasak menggunakan microwave atau dengan dipanggang adalah paling...
Dok. Instagram @minikinofilmweek

Untung Rugi Festival Film Daring

👤Fathurrozak 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 14:45 WIB
Meski penyelanggara dapat menekan bujet, festival daring butuh sistem yang baik untuk menjaga keamanan hak siar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya