Jumat 23 Agustus 2019, 19:15 WIB

Penegak Hukum Kurang Tegas Terhadap Pemotor di Trotoar

Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan
Penegak Hukum Kurang Tegas Terhadap Pemotor di Trotoar

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Bajaj dan pemotor naik trotoar di Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat,

 

PENGAMAT Perkotaan Yayat Supriyatna mengatakan penegak hukum harus tegas dalam menangani masalah kendaraan roda dua yang kerap kali mengambil jalur trotoar agar terhindar dari kemacetan.

"Persoalannya, para penegak hukum nggak maksimal jadi pengendara sepeda motor suka-suka saja naik keatas trotoar," kata Yayat dalam sambungan telepon, Jakarta, Jumat (23/8).

Ia mengatakan pihak penegak hukum seharusnya dapat langsung menangkap serta menilang para pengendara yang masih membandel.

"Tangkap saja, tilang, karena kan mentalnya nerobos semua, hanya egonya para pengendara sepeda motor itu. Ingin cepat padahal sudah jelas-jelas melanggar lalu lintas," jelasnya.

Baca juga: Polisi Diminta Tegas Terhadap Pemotor di Trotoar

Ia menilai peraturan mengenai lalu lintas sudah cukup tegas, hanya saja para penegak hukum belum tegas dalam menindak pelanggar.

"Nggak perlu lah revisi-revisi peraturan, tegakan saja, tilang saja, langsung selesai. Peraturannya sudah cukup hanya saja penegakannya," ucapnya.

Ia menambahkan, perlu juga dilakukan pendidikan mengenai peraturan lalu lintas pada sekolah-sekolah, sehingga kedepannya hal tersebut dapat berkurang.

"Bagus artinya harus diajarin, harusnya diadain pendidikan dan edukasi (berlalu lintas) sejak dini," pungkasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More