Jumat 23 Agustus 2019, 17:45 WIB

BI: Cabai Merah Penyumbang Tertinggi Inflasi Agustus

Faustinus Nua | Ekonomi
BI: Cabai Merah Penyumbang Tertinggi Inflasi Agustus

MI/Supardji Rasban
Dampak kekeringan, mahalnya cabai tak dinikmati petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

 

HASIL survei Bank Indonesia (BI) di minggu ke tiga Bulan Agustus diperkirakan terjadi inflasi 0,20% dari bulan ke bulan (month on moth/MoM). Cabai merah menjadi penyumbang tertinggi dengan 0,15%. 

"Survei pemantauan harga, data terakhir kami survei minggu ke-3 Agustus. Untuk bulan agustus ini kita perkirakan inflasi 0,20 % mom, kalau Year on Year 3,52%. Nah, penyumbang inflasi masih paling besar itu cabai merah," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (23/8)..

Cabai merah menyumbang 0,15% dari 0,20% inflasi. Sementara emas dan perhiasan lainnya menyunbang 0,07%. Cabai rawit di angka 0,05%. Adapun dari sektor air minum meaki tidak begitu signifikan, tarif air minum PDAM menyumbang 0,01%.

"Jadi itulah penyumbang inflasi di Agustus, ada juga komoditas lain yg deflasi yakni tari angkutan udara 0,99% dan bawang merah 0,06%," imbuhnya.

Baca juga: BI Prediksi Inflasi Agustus 2019 0,12 Persen

BI berdasarkan laporan dari 46 cabangnya yakin bahwa kenaikan harga cabai merah lebih bersifat sementara. Hal tersebut terjadi karena adanya pengaruh musim di mana Agustus bukan merupakan puncak musim panen cabai. Diperkirakan dua bulan lagi akan terjadi kenaikan produksi yang dapat meningkatkan kestabilan harga cabai.

"Memang ini kenaikan harga cabe lebih berisfat temporer karen musim. Pantauan sekitar 2 bulan lagi ada kenaikan produksi," kata dia.

Di samping itu BI bersama Kemenerian Koordinator Perekonomian dan Bulog sudah mengantisipasi kemarau panjang. Stok Bulog masih memadai, sehingga inflasi akhir tahun akan tetap berada di bawah 3,5%. (A-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More